Evaluasi Akhir Triwulan II, Retribusi Pariwisata di Lamongan Baru 43,11 Persen

Ahmad Asif Alafi • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 23:01 WIB

 

GENJOT PAD: Wisata Bahari Lamongan menjadi salah satu sektor pariwisata yang menghasilkan PAD. (Asip A/Radar Lamongan)
GENJOT PAD: Wisata Bahari Lamongan menjadi salah satu sektor pariwisata yang menghasilkan PAD. (Asip A/Radar Lamongan)  

radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Capaian pendapatan asli daerah (PAD) Lamongan dari sektor pariwisata dan olahraga masih butuh lecutan ekstra.

Evaluasi akhir triwulan II, realisasi retribusi pelayanan tempat rekreasi, pariwisata, hingga sarana olahraga baru menyentuh angka 43,11 persen.

Angka tersebut dihitung dari total patokan target PAD tahun ini yang mencapai Rp 1,76 miliar.

Baca Juga: Dorong Pendapatan Daerah dari WBL dan Pariwisata Lain

Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Lamongan bakal memanfaatkan sisa waktu yang ada demi mengejar target 100 persen hingga tutup tahun.

"Harapannya, sampai akhir tahun bisa memenuhi capaian 100 persen dari total target PAD yang telah ditentukan," kata kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disbudporapar Lamongan, Ritta Hilalliyah.

Menurut dia, dinasnya tidak sekadar berpangku tangan menunggu lonjakan angka kunjungan wisatawan semata.

Baca Juga: Dongkrak Capaian Kunjungan Pariwisata Di Lamongan, Bidik Libur Lebaran

Berbagai formula strategis disiapkan agar potensi pundi-pundi daerah dari tempat rekreasi dan wahana olahraga tak ada yang bocor maupun terlewat. 

"Ke depan, kami akan melakukan sejumlah langkah strategis. Di antaranya meningkatkan optimalisasi dan pengawasan terhadap sumber-sumber PAD yang ada," ujarnya.

Dengan strategi tersebut, disbudporapar optimistis capaian PAD sektor pariwisata dapat terus meningkat pada semester berikutnya. (sip/yan)

Editor : Arya Nata Kesuma
sektor pariwisata Disbudporapar Lamongan pendapatan asli daerah (PAD)