LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Rencana penambahan wahana permainan baru di Wisata Bahari Lamongan (WBL) masih dipertimbangkan.
Sebab penambahan wahana baru dinilai kurang prospektif untuk mendongkrak tingkat kunjungan.
Direktur PT Bumi Lamongan Sejati (BLS) Lamongan Hery Pranoto mengatakan, untuk wahana memang perlu ada tambahan.
Sebab WBL ini sudah puluhan tahun, memang sudah dibutuhkan pembaharuan agar masyarakat Lamongan juga tertarik untuk berwisata ke WBL.
Namun tambahan ini yang masih terus dibahas untuk memetakan kebutuhan pendanaan juga. Hery mengaku sudah menyampaikan terkait rencana penambahan ini.
Namun karena pengelolaan WBL ini ada banyak pihak, tentunya masih harus dilakukan banyak pertimbangan.
Baca Juga: Peraih Juara Kumite Reguler Putri ini Masih Susah Hilangkan Rasa Gugup
Kemudian pengadaan wahana ini juga pastinya tidak dibeli dari lokal Indonesia, tapi dari luar negeri. Sehingga pertimbangan tersebut yang masih terus dilakukan pengkajian, yang lebih efektif dan dibutuhkan untuk mengerek jumlah pengunjung.
‘’Permainan ada tambahan tapi apa dan kapan masih belum, yang jelas semua wahana yang ada masih bisa difungsikan dan kita maksimalkan even-even untuk sementara,” ujarnya.
Menurut dia, telah dilakukan pembahasan terkait hal itu. Penambahan wahana, lanjut dia, dinilai perlu tapi hanya untuk pelengkap.
Karena wahana ini biasanya satu atau dua kali dikunjungi sudah ingin ganti. Sehingga pihaknya berusaha untuk merubah mindset tersebut, dengan menambah fasilitas lain untuk jangka panjang.
Hery mengatakan, untuk kunjungan WBL memang terus menurun, karena kalah persaingan dengan wisata-wisata lain. Padahal wisata ini punya potensi laut yang luar biasa.
Hal itu tentunya masih menjadi pekerjaan rumah bagi pengelola untuk membuat terobosan agar bisa meningkatkan kunjungan.
Sejumlah upaya sudah dilakukan, dan kunjungan masih mengandalkan dari warga Pati, Kudus, dan sekitarnya. Sebab untuk pengunjung wilayah selatan lebih memilih ke Batu.
Namun, Hery mengaku kunjungan WBL terangkat dari hotel dan resort. Karena setiap libur panjang, hotel selalu penuh diboking yang bisa mendongkrak kunjungan wisata.
‘’Kita sudah ada rencana ini, tinggal memetakan pendanaan karena kebutuhannya juga besar,” terangnya. (rka/ind)
Editor : Indra Gunawan