radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Samsiah mendapatkan berkah rezeki selama Ramadan lalu.
Penjual nasi bungkus asal Kelurahan Tumenggungan, Kecamatan Lamongan itu harus melipatgandakan produksinya karena banyaknya pesanan untuk menu berbuka.
Jika pada hari - hari biasa Samsiah hanya memasak sekali menjelang pagi, maka selama Ramadan dia sering memasak lagi saat sore.
‘’Saat Ramadan banyak pesanan untuk takjil,’’ ujarnya.
Setiap pagi, dia mengirimkan 60 nasi bungkus ke warung.
Sedangkan pesanan untuk berbuka sering di angka sekitar 100 bungkus.
Seperti pemesan yang meminta satu minggu nasi bungkus diantarkan ke Masjid Agung Lamongan.
Ada juga pemesan yang memesan untuk 20 hari dengan beberapa tujuan.
‘’Saya berjualan sudah 20 tahun yang lalu. Sebelumnya membuka warung kopi,’’ jelasnya.
Awalnya Samsiah menjual nasi krawu untuk dititipkan di warung - warung.
Pemilik warung yang dititipi kemudian menyarankan ada nasi Bali.
Alasannya, biar ada variasi menu.
Samsiah menuruti permintaan itu.
Dia memasak nasi Bali dengan pilihan daging, ayam, dan dadar.
Ternyata, pembelinya bertambah.
Setiap hari, Samsiah kini membuat 50 bungkus nasi krawu dan Bali.
Dia menghabiskan 8 kg beras.
‘’Saat Ramadan bisa menghabiskan 10 kg beras,’’ ujarnya.
Polres Lamongan menjadi salah satu pelanggan Samsiah.
Korps berbaju cokelat itu sering memesan 60 bungkus untuk hari Jumat. (mal/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma