Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Nikmatnya Berjualan Nasi Krawu Bungkus, Mbak Sul Bisa Umrah, Pekerjakan Enam Orang

Ahmad Asif Alafi • Selasa, 8 April 2025 | 20:28 WIB

 

SETIAP HARI JUALAN RATUSAN BUNGKUS: Mbak Sul memproduksi nasi krawu bungkus yang dijual di pinggir jalan. (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)
SETIAP HARI JUALAN RATUSAN BUNGKUS: Mbak Sul memproduksi nasi krawu bungkus yang dijual di pinggir jalan. (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)

radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Nasi bungkus menjadi salah satu pilihan cepat untuk mengisi perut kosong.

Selain mudah didapat, harganya juga lebih terjangkau dibandingkan nasi kotak.

Usaha ini cukup menjanjikan.

Mbak Sul, panggilan akrab Sulikah, cekatan dalam membungkus nasi krawu.

Perempuan yang tinggal di Jalan Bandeng Raya Perumnas Sukomulyo, Lamongan itu dibantu dua karyawannya.

Sul sudah 12 tahun ini menggeluti usaha nasi krawu.

Nasi bungkus buatannya terdiri atas nasi, srundeng, sambal pedas, kemudian diisi suwiran daging sapi atau ayam.

‘’Tapi paling banyak request daging ayam,’’ ucap perempuan 50 tahun ini.

Sul mengklaim lauk nasi krawu bungkus buatannya bisa tahan sehari semalam.

Acuannya, rasanya masih enak.

‘’Jadi (produksi pukul 05.00), jam satu siang besok (ganti hari) masih enak,’’ imbuhnya.

Hari - hari biasa, Sul berjualan di belakang kantor Pemda Lamongan mulai pukul 05.00 - 08.00.

Dia menata bungkusan nasi krawunya di atas meja.

Dalam waktu sekitar tiga jam itu, 500 bungkus nasi krawu sering habis.

Bahkan, saat Jumat produksinya bisa menembus 700 bungkus.

Selama Ramadan lalu, Sul menerima banyak pesanan untuk takjil.

''Penjualan meningkat karena banyak pesanan,’’ katanya.

Sehari, terkadang ada pemesan 1.000 bungkus.

''Untuk masak dibantu karyawan enam,’’ imbuhnya.

Selama Ramadan, dia mengubah jam memasaknya.

Jika hari - hari biasa dia mulai memasak nasi pukul 00.00, maka saat puasa jam memasak mulai pukul 07.00.

‘’Dari nasi krawu ini sampai mau buka cabang dan bisa umrah,’’ katanya.

Sul setiap harinya bisa menghabiskan 35 kilogram (kg) ayam untuk suwiran. (sip/yan)

Editor : Arya Nata Kesuma
#nasi bungkus #Srundeng #nasi krawu #nasi kotak #Suwiran daging #lamongan #daging ayam #kuliner