Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Sate Kerang Bikin Lontong Balap Makin Nikmat, Minggu Pakai Nomor Antrean Baru Dilayani

Arya Nata Kesuma • Minggu, 23 Juni 2024 | 00:14 WIB
ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG  TERUSKAN USAHA ORANG TUA: Aldi Yulianto menunjukkan lontong balap yang dijualnya.
ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG TERUSKAN USAHA ORANG TUA: Aldi Yulianto menunjukkan lontong balap yang dijualnya.

LAMONGAN, Radar Lamongan – Lontong balap di Kelurahan Tlogoanyar, Kecamatan Lamongan ini mampu mempertahankan citra rasanya.

Pengunjungnya masih ramai meski peracik bumbu sudah berganti.

Nomor antrean itu harus diambil para pengunjung yang ingin menikmati makan lontong balap.

Nomor itu penanda mendapatkan layanan sesuai nomor urutnya.

Sama dengan lontong balap lainnya, sajiannya berupa lontong, taoge, tahu goreng, dan lentho, yang ditaburi bawang goreng, kecap, dan sambal.

Yang membedakan, racikan bumbunya yang menciptakan rasa khas.

Aldi Yulianto, 26, penjual lontong balap itu menjadi generasi ketiga usaha milik keluarga.

Awalnya, sang kakek yang berjualan.

Usaha kuliner itu kemudian dilanjutkan orang tuanya.

Sekarang, Aldi yang memegang usaha lontong balap tersebut.

Aldi tentu sebelumnya sudah dilatih cara melayani pelanggan.

Dia membantu orang tuanya sejak 2017.

‘’Kalau kakek saya, berjualan sejak tahun 1990 silam dan dilanjutkan orang tua sejak tahun 2015.

Saya mulai 2019 lalu,’’ ucap pria satu anak ini.

TAMBAH NIKMAT: Sate kerang untuk melengkapi menu lontong balap.  (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)
TAMBAH NIKMAT: Sate kerang untuk melengkapi menu lontong balap. (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)

Aldi meneruskan usaha karena orang tuanya sudah lanjut usia.

Meski demikian, orang tuanya masih sanggup meracik bumbu lontong balap tersebut.

Resep racikan bumbunya dari sang kakek.

Sehingga, Aldi tinggal menyiapkan bahan untuk disajikan.

‘’Di sini terkenal dengan bumbunya kental serta adanya sate kerang menjadikan pengunjung ketagihan,’’ ujarnya.

Porsi jualan Aldi sehari memasak 25 kilogram (kg) tauge dan 7 kg beras untuk pembuatan lontong.

Porsi jualan itu ditambah saat hari libur seperti Minggu. Dia memasak 35 kg tauge dan 10 kg beras untuk lontong.

‘’Antrian dikhususkan pada hari Minggu. Untuk hari Minggu pengunjung membawa nomor antrean,’’ jelasnya. (mal/yan)

Editor : Arya Nata Kesuma
#Minggu #lamongan #lontong balap #sate kerang