LAMONGAN, Radar Lamongan - Menyebut nama Gunung Kawi, sebagian orang bakal mengaitkan hal — hal mistik.
Gunung yang letaknya di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur dengan lokasi berbatasan dengan Kabupaten Blitar itu memang dipercayai sejumlah orang sebagai tempat keramat.
Dengan menggelar ritual di Gunung Kawi, sejumlah orang mempercayai bakal mendapatkan pesugihan.
Dilansir dari Radar Malang, konon ritual dilakukan dengan cara sederhana, yakni pelaku pesugihan diwajibkan melakukan 'tapabrata' atau puasa ekstrem di bawah pohon keramat.
Di Gunung Kawi, ada pohon yang dipercaya sejumlah orang bisa membawa keberuntungan. Yakni, pohon Dewandaru yang disebut-sebut ditanam oleh Eyang Jugo.
Bahkan, di Gunung Kawi ada hari yang dikeramatkan dan dijalankan aktivitas ritual seperti saat Jumat Legi. Hari tersebut dikenal sebagai hari pemakaman Eyang Jugo. Sedangkan saat tanggal 12 bulan Suro, diperingati hari wafatnya Eyang Sujo.
Gunung Kawi memiliki ketinggian 800 mdpl. Sehingga, desa di sekitar gunung ini berhawa sejuk. Pemandangan yang tersaji dari Gunung Kawi juga terlihat view yang indah. Bagi sebagian orang, Gunung Kawi disebut sebagai Gunung Putri Tidur.
Sebab, bila dipandang dari arah Kota Malang dan sisi barat dari Kota kesamben, Wlingi Blitar, Gunung Kawi terlihat seperti wanita yang sedang tidur lengkap dengan kepala berada di sebelah selatan sampai dada dan kaki yang menjuntai kearah utara. (*)
Editor : Arya Nata Kesuma