LAMONGAN, Radar Lamongan - Target pendapatan asli daerah (PAD) dari bianglala Alun - Alun Lamongan masih sama dengan tahun lalu, Rp 375 juta.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lamongan, Andhy Kurniawan, beralasan kunjungan bianglala belum mengalami kenaikan signifikan.
Selain itu, jam beroperasi hiburan tersebut ketika kondisi cuaca tidak hujan.
“Kalau hujan kita tidak beroperasi dan operasionalnya hanya malam hari, jadi targetnya tetap,” jelasnya.
Andhy menuturkan, bianglala tetap menjadi alternatif hiburan bagi masyarakat sekitar.
Operasional bianglala harus menyesuaikan SOP yang ditetapkan.
Menurut dia, tarif bianglala Rp 10 ribu sekali putaran.
Seluruh pendapatan yang diterima, diserahkan ke daerah.
“Semuanya disetor ke kas daerah karena pemeliharaan dan gaji petugasnya sumbernya dari pendapatan tersebut, dinas mengajukan,” tuturnya. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma