Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Ini Tips Agar Sate Kambing Tidak Bau Apek, Kata Pemilik Warung Sate Legendaris di Lamongan Daging Jangan Dicuci

Arya Nata Kesuma • Sabtu, 17 Februari 2024 | 23:36 WIB
TIDAK DICUCI: Daging kambing yang digantung sebelum dipotong dan dibakar. (GAMAL A/RDR.LMG)
TIDAK DICUCI: Daging kambing yang digantung sebelum dipotong dan dibakar. (GAMAL A/RDR.LMG)

BABAT, Radar Lamongan – Sebagian orang bakal merasa makan sate di warung rasanya lebih lezat dibandingkan membakar sate sendiri. 

Tak hanya rasa.

Sate di warung sering tidak ada bau apek.

Saat membakar  sate di rumah, sering kita masih mencium bau apek daging.

Padahal, daging itu sudah dicuci bersih.

Bagaimana cara hilangkan bau apek daging kambing?

Fenny Dwi Alfiana, generasi ketiga dari warung Sami’in, warung sate legendaris di Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, menjelaskan, saat digantung sebelum disembelih, bagian paha kambing berada di atas.

Setelah disembelih, bagian daging paha disendirikan.  

Bahan sate itu tidak boleh terkena air.

Jika terkena air, maka akan muncul bau apek yang sulit hilang.

‘’Setelah bersih dari lulang kambing, daging tersebut dijemur.

Waktunya kisaran 30 menit agar daging padat,’’ jelasnya.

Menurut dia, daging di paha dengan usia kambing remaja, teksturnya lebih lembut.

Karena itu kambing yang dibeli sering berusia sekitar satu tahun. 

‘’Kalau daging sendiri, bisa dikatakan daging lulur, sampil atau paha kaki belakang itulah tekstur daging yang empuk,’’ katanya.

Sebelum dibakar, daging diberi kecap manis.

Saat pembakaran, daging itu beberapa kali dicelupkan ke racikan bumbu yang sudah disiapkan. (mal/yan)

 

 

Editor : Arya Nata Kesuma
#Sate Legendaris #babat #cara hilangkan bau apek daging kambing