SOSOK
Musrifah S.Pd.I sibuk menyiapkan akhirusanah RA yang dilaksanakan besok (24/6).
Sebab, dia menjadi kepala RA Perwanida III, Dusun Galang, Desa Sukoanyar, Kecamatan Turi.
"Akhirusanah secara sederhana di depan sekolah (RA)," ucap perempuan yang juga menjadi ketua IGRA Kecamatan Turi itu.
Agar kegiatan berlangsung meriah, Musrifah berkordinasi dengan walimurid untuk persiapan acara tersebut.
Sehingga, anak — anak juga bisa terlibat dalam rangkaian acara.
"Alhamdulillah, semua walimurid menerimanya. Dengan kelompok - kelompok atau anak - anak secara mandiri saya beri kegiatan, hafalan doa dan sebagainya," kata perempuan berusia 48 tahun ini.
Akhirusanah merupakan salah satu program tahunan.
"Biar berkenang juga buat anak-anak," imbuhnya.
Agar dapat menjalankan aktivitasnya, Musrifah menjaga pola makannya.
Dia yang dulu senang makan bakso, kini mengurangi frekuensi melahap kuliner tersebut.
Dia mengenang saat remaja hingga menikah di tahun — tahun awal, tidak makan bakso sehari rasanya tidak enak.
Bahkan, kalau malam rasanya tidak bisa tidur bila belum makan bakso.
Sekarang kalau bisa satu bulan sekali, jangan sampai itu seminggu satu kali dua kali.
"Terus terang saya juga harus menghindari makanan seperti itu," ujar Musrifah. (sip/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma