KANCIL
Rafif Dio Andriyansyah memiliki dua pistol mainan.
Pistol mainan itu dibelikan orang tuanya.
Sepulang dari RA, anak berusia lima tahun tersebut sering bermain tembak - tembakan bersama teman - teman sebayanya.
"Saya bercita-cita ingin jadi polisi, biar bisa menangkap penjahat," kata Dio.
Saat bermain bersama, Dio mengajak teman — temannya untuk mengundi siapa yang bakal menjadi polisi maupun penjahat.
"Saya sukanya berperan sebagai polisi," ucap anak RA Nurul Ulum Kecamatan Mantup ini.
Setelah puas bermain, Dio belajar berhitung.
Dia mengerjakan 10 soal penjumlahan maupun pengurangan.
Dio membutuhkan waktu selama 15 menit untuk mengerjakan soal — soal tersebut.
Selanjutnya, hasil jawaban Dio dikoreksi orang tuanya.
"Biasanya belajar sama mama, dikasih soal," ujar finalis Festival Kolase Mamamia 2024 kategori RA A yang diselenggarakan Jawa Pos Radar Lamongan bersama Kemenag Lamongan dan IGRA Kabupaten Lamongan itu. (sip/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma