Pagi ke RA, Sore ke TPQ

Arya Nata Kesuma • Dipublikasikan Minggu, 16 Juni 2024 | 16:02 WIB
Iva Yustanti S,Pd.I (IST/RADAR LAMONGAN)
Iva Yustanti S,Pd.I (IST/RADAR LAMONGAN)

SOSOK

Iva Yustanti S,Pd.I memiliki kesibukan pagi dan sore sebagai pengajar.

Pagi hingga pukul 11.00, dia mengajar di RA Muslimat NU 1 Al Wardah Kedungwangi, Kecamatan Sambeng.

Sorenya, dia menjadi pengajar sekaligus kepala TPQ di desanya.

Iva kini mempersiapkan anak didiknya yang menjalani ujian TPQ bulan depan.

"Harapannya semoga ujian besok anak - anak lancar, bisa menjawab semua pertanyaan oleh pentashih, dan lulus dengan nilai maksimal," harapnya.

Iva senang bisa mengajar di RA maupun TPQ.

Pembelajaran juga berjalan dengan baik. Dia mengaku keluarganya sangat membantu dan memberikan support.

"Jadi bisa saya laksanakan insya Allah dengan sebaik mungkin, karena dukungan keluarga," ujar perempuan yang juga menjadi Ketua IGRA Wilker V Sambeng — Ngimbang itu.

Iva mengajar TPQ sejak 2004.

Awalnya, dia diminta pengurus TPQ untuk mengajar di lambaga tersebut.

Dengan izin suaminya, dia menerima tawaran itu.

Akhirnya mengajar di TPQ, kenang perempuan 38 tahun ini.

Selain mengajar, Iva juga memiliki kesibukan menjaga toko klontong milik keluarga saat siang.

Dengan kesibukan yang padat tersebut, Iva terkadang membutuhkan waktu untuk refreshing.

Dia bersama teman organisasi, guru RA maupun guru TPQ, mengunjungi wisata yang belum pernah dikunjungi.

Rekreasi bersama guru IGRA diagendakan setiap dua tahun sekali.

Sedangkan bersama guru TPQ atau fatayat, dilakukan satu tahun sekali.

Manfaatnya ini menambah silaturahmi dengan sahabat.

"Jadi fresh ketemu teman, kita tahu daerah luar kota selain Lamongan, tahu wawasan lain," ucap ibu tiga anak ini. (sip/yan)

Editor : Arya Nata Kesuma
TPQ pagi sore mengajar ra