LAMONGAN, Radar Lamongan – Festival Kolase yang digelar Jawa Pos Radar Lamongan bekerja sama Dinas Pendidikan Lamongan, dan IGTKI Kabupaten Lamongan Selasa (19/12) di Pendopo Lokatantra Pemkab Lamongan mendapat apresiasi dari Bunda PAUD Lamongan, Anis Yuhronur Efendi.
‘’Saya berharap dengan festival ini menjadi agenda tahunan, karena festival ini sangat bermanfaat untuk anak - anak,’’ kata perempuan yang akrab disapa Bu Yes itu.
Menurut dia, dalam merdeka belajar ini, tidak ada lomba-lomba. Namun, festival. Anak - anak memperoleh piala dan piagam. Sehingga mereka merasa bahagia.
‘’Harapannya kegiatan ini bisa mengasah keterampilan anak-anak lebih kreatif, lebih semangat dan sebagainya,’’ ucapnya.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang GOPTKI, Kabupaten Lamongan, Puji Dariani Moh. Nalikan, juga mengapresiasi festival kolase yang dinilainya sangat bagus untuk menggali kreativitas anak - anak dalam mengembangkan seninya di kolase.
‘’Karena kolase ini menempelkan kertas menjadikan bentuk indah dan paduan warna yang bagus,’’ ujarnya.
‘’Harapan semoga kegiatan yang bermanfaat ini, bisa berlangsung terus, sehingga dapat menggali kreativitas anak lebih,’’ katanya.
Ketua IGTKI Kabupaten Lamongan, Hermawati, bersyukur festival kolase berjalan lancar dan sukses. Setelah mengerjakan, anak – anak mendapatkan hiburan badut dan hadiah.
‘’Mereka antusias dan respons sekali untuk mengikuti kegiatan selanjutnya, di sini harapan kita,’’ katanya.
Selain bisa meningkatkan kreativitas dan bakat, festival ini ada kegembiraaan bagi anak – anak. Itu yang paling penting. ‘’Jadi bahagia anak itu yang diutamakan. Tidak memforsir anak-anak harus selesai dan sebagainnya, natural dari anak itu sendiri,’’ ucapnya.
‘’Radar Lamongan memang ok dalam memberikan kegiatan yang nyambung, jadi santai, serius, sukses,’’ imbuhnya.
Dari festival kolase ini, imajinasi anak-anak bisa tercover lewat sobekan dan media yang diberikan tadi. Anak-anak bisa mengeksplore pilihan warna di koran yang diambil. Ada yang natural, bagus tapi kalem, dan ada yang warnanya berani. ‘’Menunjukkan satu anak dan anak lainnya beda. Kita sadar setiap anak TK mempunyai sifat unik. Jadi keunikan itulah yang membuat mereka bisa berkreasi dengan berbagai hasil, dari satu media yang besar,’’ ujarnya.
‘’Saya optimis kedepan lagi kalau ada kegiatan yang baru mungkin mereka akan antusias, seperti hari ini,’’ imbuhnya. (sip/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma