RADARLAMONGAN.CO — Xiaomi dipastikan segera merilis suksesor 14T series, yang mampu terjual 10 ribu unit pada penjualan perdananya selama 36 jam di Tanggal 5-7 Oktober 2024.
CEO Xiaomi Lei Jun tampaknya ketagihan dengan suburnya penjualan di dalam negeri. Sebab, Xiaomi 15 T dan 15 T pro sudah lolos tigkat komponen dalam negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
Informasi yang dihimpun, Xiaomi 15T sekitar 35-37 persen TKDN, serta Xiaomi 15T pro sekitar 38,2 persen. Smartphone tersebut digadang-gadang merupakan rebranding dari Redmi K80 Ultra yang telah rilis di Tiongkok.
Xiaomi 15 T dirumorkan mengusung chipset Dimensity 8400, masih bekerjasama dengan Leica untuk sektor kamera bersensor utama 1 inch plus telefoto 50 MP, dengan baterai 5.500 mAh fast‑charging 67 watt.
Hal tersebut berdasarkan rilisan sebelumnya, yang selalu mengusung spesifikasi lebih garang dari pendahulunya. Diperkirakan ada banyak peningkatan dibandingkan Xiaomi 14T yang mengusung chipset 8300 ultra, kamera utama telefoto 50 MP, dan baterai 5.000 mAh fast charging 67 watt.
Sedangkan, Xiaomi 15T pro masih mengusung chipset MediaTek Dimensity 9400+ yang telah muncul di Geekbench, masih bekerjasama dengan Leica untuk sektor kamera bersensor utama 1 inch plus telefoto 50 MP, dengan baterai 5.500 mAh fast‑charging 90 watt.
Untuk peluncuran global Xiaomi 15T series diperkirakan antara Bulan September - Oktober 2025, yang diperkirakan launching di Indonesia tak lama dari perilisan global.
Dari sisi harga, Xiaomi 15T ditaksir antara Rp 6 juta hingga Rp 7 juta, serta Xiaomi 15T pro antara Rp 8 juta hingga Rp 9 juta. Perkiraan harga ini belum resmi, namun konsisten dengan strategi harga seri T Xiaomi sebelumnya. (ind)
Editor : Anjar D. Pradipta