RADARLAMONGAN.CO — ChatGPT bukan lagi sekadar chatbot pintar. Di tahun 2025, teknologi kecerdasan buatan ini telah menjadi bagian dari keseharian jutaan pengguna di seluruh dunia. Dari pelajar, pekerja kantoran, kreator konten, hingga programmer profesional, semua memanfaatkan AI ini untuk berbagai keperluan.
Laporan dari sejumlah media internasional menunjukkan bahwa popularitas ChatGPT justru ditentukan oleh jenis prompt (perintah teks) yang digunakan. Lalu, prompt apa saja yang paling sering dipakai? Inilah daftarnya berdasarkan data terkini dari Visual Capitalist, Tom’s Guide, TechRadar, dan Times of India.
1. Prompt Coding Jadi yang Paling Dominan.
Menurut laporan Visual Capitalist, kategori paling sering digunakan adalah software development, mencakup sekitar 29 persen dari seluruh permintaan pengguna ChatGPT. Para developer menggunakan AI ini untuk:
- Menulis dan memperbaiki kode.
- Mendeteksi bug.
- Menjelaskan konsep teknis.
- Membuat dokumentasi API.
Hal ini menunjukkan bahwa ChatGPT telah menjadi alat kerja utama di industri teknologi dan pemrograman.
2. Alat Bantu Produktivitas Kantoran.
Bagi kalangan pekerja profesional, ChatGPT berperan sebagai asisten digital yang efektif.
TechRadar mencatat 11 jenis prompt yang populer di dunia kerja, seperti:
- Ringkasan dokumen panjang.
- Draft email formal.
- Susunan agenda rapat.
- Template presentasi
Prompt ini banyak digunakan oleh staf kantor, manajer proyek, hingga freelancer untuk mengefisienkan pekerjaan sehari-hari.
3. Pelajar Manfaatkan ChatGPT untuk Belajar Lebih Cepat
Sementara itu, Times of India menyoroti meningkatnya penggunaan ChatGPT di kalangan pelajar dan mahasiswa. Beberapa prompt favorit mereka adalah:
“Jelaskan seperti untuk anak umur 5 tahun (ELI5)”
“Buatkan soal pilihan ganda tentang topik X”
“Rangkum bab buku ini jadi poin-poin”
AI dinilai membantu mempermudah proses belajar yang biasanya rumit, menjadi lebih cepat dipahami.
4. Prompt Kreatif Mendorong Inovasi Ide.
Di kalangan kreator konten dan penulis, ChatGPT juga menjadi sumber inspirasi. Menurut Tom’s Guide, beberapa prompt yang sering digunakan adalah:
“Tulis puisi dengan gaya Sapardi Djoko Damono”
“Berikan sudut pandang kontra dari argumen ini”
“Buat ide konten viral untuk TikTok”
Prompt seperti ini banyak dimanfaatkan dalam dunia periklanan, pemasaran digital, hingga penulisan fiksi.
5. Prompt Legendaris di Komunitas Global.
Forum-forum seperti Reddit dan komunitas ChatGPT menyebut lima prompt paling sering direkomendasikan oleh pengguna berpengalaman:
- Write naturally – Untuk membuat tulisan lebih mengalir dan manusiawi.
- ELI5 – Menyederhanakan konsep kompleks.
- You are an expert – Menyulap ChatGPT jadi pakar bidang tertentu.
- Rethink your answer – Minta AI berpikir ulang dan perbaiki jawabannya.
- Resume fixer – Perbaikan CV dan surat lamaran agar lebih profesional
Prompt ini dinilai sangat fleksibel, bisa digunakan untuk berbagai keperluan mulai dari akademik hingga dunia kerja.
Kesimpulan: AI Sebagai Mitra Berpikir, Bukan Pengganti
Tren global menunjukkan bahwa manusia tidak hanya menggunakan ChatGPT untuk mencari jawaban, tapi juga untuk berkolaborasi dalam berpikir, menulis, dan menyusun strategi.
“ChatGPT bukan pengganti manusia, tapi justru alat bantu untuk berpikir lebih dalam dan efisien,” tulis Tom’s Guide dalam ulasannya.
Dengan berbagai jenis prompt yang semakin kreatif, personal, dan fungsional, penggunaan AI diprediksi akan terus berkembang—bukan hanya sebagai alat bantu, tapi sebagai bagian dari gaya hidup digital baru. (jar)
Editor : Anjar D. Pradipta