Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Inilah Perbedaan Samsung A35 5G dengan Samsung A55 5G

Anjar Dwi Pradipta • Selasa, 26 November 2024 | 15:06 WIB

Samsung A35 (Ist. / Radar Lamongan)
Samsung A35 (Ist. / Radar Lamongan)
Radarlamongan.co - Sejak Maret 2024 lalu, Samsung telah meluncurkan ponsel pintar andalannya, yakni Samsung Galaxy A35 5G dan Galaxy A55 5G. Hal menarik pada kedua smartphone itu adalah harganya terjangkau dan memiliki spesifikasi menarik.

Untuk mengetahui apa saja perbedaan Samsung A35 5G dan Samsung A55 5G, simak ulasannya di bawah ini.

1. Desain dan bahan Berbeda

Samsung Galaxy A35 5G datang dengan dimensi 161.7 x 78 x 8.2 mm. Sementara Samsung Galaxy A55 5G datang dimensi 161.1 x 77.4 x 8.2 mm. Untuk bobotnya, Samsung Galaxy A35 5G punya bobot 209 gram dan Samsung Galaxy A55 5G ppunya bobot 213 gram.

Samsung Galaxy A55 5G juga punya bobot lebih berat. Hal itu bisa jadi karena bodinya memakai bingkai aluminum dengan bodi kaca yang dilengkapi pelindung Gorilla Glass. Sementara itu, Samsung Galaxy A35 5G hadir dengan bodi dan bingkai plastik saja. 

2. Chipset yang Digunakan

Salah satu perbedaan yang paling kentara dari Samsung Galaxy A35 5G dan Galaxy A55 5G adalah sektor dapur pacunya. Samsung Galaxy A35 5G menggunakan chipset yang sama dengan Galaxy A45 yaitu Exynos 1380. Chipset ini jadi salah satu paling kencang yang dibuat oleh Samsung.

Jika dibandingkan dengan chipset generasi sebelumnya yaitu Exynos 1280, Exynos 1380 ini memiliki beberapa peningkatan menarik. Misalnya, 20 persen untuk kemampuan CPU dan 26 persen untuk GPU-nya.

Selain itu, Exynos 1380 juga memiliki tingkat efisiensi daya cukup baik dengan fabrikasi 5 nm EUV. Sedangkan untuk tenaganya tetap mengandalkan delapan inti CPU dengan formasi 4+4.

Sementara itu, Samsung Galaxy A55 5G juga tetap menggunakan chipset buatan Samsung sendiri yaitu Exynos 1480. Menariknya, chipset ini kabarnya menjadi chipset kelas menengah pertama yang menggunakan GPU berbasis AMD RDNA2. Hal ini tentu akan meningkatkan kemampuan grafisnya, termasuk keberadaan ray-tracing ala kelas flagship.

Exynos 1480 menjadi penerus dari chipset generasi sebelumnya yaitu Exynos 1380. Sebagai penerus, Samsung menjanjikan performa high-end dengan harga yang masih terjangkau. Untuk spesifikasinya, Exynos 1480 masih menggunakan proses fabrikasi 5 nm dengan delapan inti CPU-nya untuk sumber tenaganya.

3. Kapasitas Memori yang Ditawarkan

Performa yang dihasilkan dari sebuah smartphone tidak semata-mata berasal dari penggunaan chipset-nya saja. Terdapat beberapa sektor lain yang juga memengaruhi, salah satunya adalah sektor memorinya.

Samsung Galaxy A35 5G dan Galaxy A55 5G sudah menggunakan RAM berjenis LPDDR5 dengan storage UFS 3.1. Bedanya, Samsung Galaxy A35 5G menawarkan varian RAM 8 GB. Hal inilah yang mungkin membuatnya memiliki harga sedikit lebih murah.

Sementara itu, Samsung Galaxy A55 5G dibekali RAM mulai dari 8 GB dan 12 GB. Kapasitasnya yang lebih besar ini mampu meningkatkan performa yang dihasilkan agar lebih optimal. Apalagi dengan dukungan ray-tracing dari GPU berbasis AMD, performa gaming yang dimiliki smartphone ini terasa lebih nyaman.

4. Kamera yang Dipakai

Kamera utama Samsung Galaxy A35 5G dan Galaxy A55 5G kompak menggunakan 50 MP (f/1.8). Kamera ini memiliki ukuran sensor 1/1.56 inci sehingga mampu menyerap cahaya lebih banyak. Selain itu, terdapat dukungan dari PDAF dan OIS (Optical Image Stabilization) untuk stabilisasinya.

Perbedaannya justru ada pada kamera lainnya, Samsung Galaxy A35 5G menggunakan ultrawide 8 MP (f/2.2) dan makro 2 MP (f/2.4). Kamera ultrawide-nya ini memiliki ukuran sensor 1/4.0 inci dengan FoV sangat luas yaitu mencapai 123 derajat.

Samsung Galaxy A55 5G sendiri hadir dengan kamera ultrawide 12 MP (f/2.2) dan makro 5 MP (f/2.4). Perbedaannya ini tampaknya hanya ada pada resolusinya saja. Sebab, dukungannya masih sama yaitu dengan FoV hingga 123 derajat. (*)

Editor : Anjar D. Pradipta
#5g #galaxy