radarlamongan.co – jawaposradarlamongan – Pelatih Persiku Kudus, Alfiat, akan lebih meningkatkan koordinasi lini belakang pasukannya setelah menelan kekalahan dari Persela Lamongan.
Kedisiplinan pemain dalam mengawal setiap lini juga menjadi catatannya dari laga melawan Laskar Joko Tingkir tersebut.
Sebab, kekalahan tersebut membuat poin Persiku di klasemen sementara grup timur Liga Championship 2025/2026 tertahan.
Persiku mengoleksi tiga poin dari tiga pertandingan yang sudah dijalaninya.
Yakni, memetik satu kali hasil kemenangan dan dua kali kekalahan.
‘’Kami akan evaluasi untuk laga selanjutnya. Kami meminta maaf atas hasil yang diperoleh,’’ ujarnya.
Pada laga berikutnya, Persiku akan bertandang ke kandang Deltras FC.
Alfiat harus memutar otak untuk melakukan pergantian di lini belakang.
Sebab, stok pemain belakang Persiku saat ini cukup terbatas.
Dua bek andalan Ivan Maric dan Aldo juga masih dibekap cedera.
Alfiat meminta perangkat pertandingan juga perlu dibenahi.
Salah satunya adalah VAR yang perlu ditayangkan.
"Yang saya pertanyakan gol kedua (Persela) tidak ada tayang video. Wasit tidak mengecek, ini menjadi evaluasi dan semoga ke depan bisa lebih baik," katanya seperti dilansir Radar Kudus. (*)
Editor : Arya Nata Kesuma