LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Manajemen Persela terus mempersiapkan tim jelang kompetisi Liga 2, yang dijadwalkan bergulir September mendatang. Tim berkaus kebesaran biru muda ini kembali bermarkas di Stadion Surajaya Lamongan.
Meski begitu, Persela juga tetap menyertakan Tuban Sport Center sebagai stadion alternatif, yang akan digunakan selama kompetisi berlangsung.
‘’Homebase utama tetap Surajaya, namun TSC hanya alternatif karena setiap verifikasi harus disertakan,’’ ujar Ketua Panpel Persela, Mahfud Syafi’i.
Dia menjelaskan, pelaksanaan asesmen (penilaian) dari PT Liga Indonesia Baru (LIB), selaku operator kompetisi Liga 2 rencananya dilaksanakan Selasa (24/6) mendatang.
Seperti diketahui, kompetisi yang semula dijadwalkan Agustus, diputuskan mundur satu bulan. Pihaknya kini berupaya untuk mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan jelang asesmen.
‘’Kemudian untuk pelaksanaan akan menyesuaikan, intinya Persela akan kooperatif,’’ imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lamongan, Erwin Sulistya Pambudi menjelaskan, pengelolaan stadion sudah diserahkan sepenuhnya ke daerah.
Sehingga, pemeliharaan dan pemenuhan kekurangan akan dicukupi daerah. Dia mengaku, pihaknya belum menerima informasi jelang asesmen Liga 2.
Namun, dia memastikan siap kapanpun asesmen dilakukan. Intinya jika ada evaluasi atau kekurangan akan menjadi tanggung jawab pengelola.
‘’Kita tunggu asesmen dulu, nanti ada penilaian yang kurang apa akan kita cukupi sebelum liga dimulai,” ujarnya.
Erwin mengatakan, ruang ganti bantuan dari kementerian sudah dipasang. Sedangkan untuk ruang wasit, royal box, dan meubeler akan segera dicukupi.
‘’Akan kami cukupi secepatnya jelang kompetisi, intinya menunggu penilaian dulu,” terangnya. (rka/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta