Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

FIFA Tinjau Surajaya, Sarankan Stadion Terkoneksi JLU Lamongan

Anjar Dwi Pradipta • Minggu, 8 Desember 2024 | 20:54 WIB
TINJAU LANGSUNG: Bupati Yes saat mendampingi pihak PSSI dan perwakilan FIFA meninjau pembangunan Stadion Surajaya Lamongan. (Anjar D. Pradipta / Radar Lamongan)
TINJAU LANGSUNG: Bupati Yes saat mendampingi pihak PSSI dan perwakilan FIFA meninjau pembangunan Stadion Surajaya Lamongan. (Anjar D. Pradipta / Radar Lamongan)

LAMONGAN, Radarlamongan.co - Tim FIFA, PSSI, beserta Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dan jajaran meninjau pembangunan Stadion Surajaya Lamongan, Sabtu (7/12).

Head Infrastruktur Safety Security PSSI, Adi Nugroho mengatakan, kunjungan ini menindaklanjuti MoU antara PSSI dan FIFA dalam rangka transformasi sepak bola Indonesia pasca kejadian 2022, yakni terdapat 21 stadion yang direnovasi.

‘’Tadi secara lisan beliau (perwakilan FIFA, Red) sangat puas, dari desain perencanaan implementasi, walaupun memang masih dalam pengerjaan, tapi secara aspek keselamatan keamanan untuk stadion kapasitas 11 ribu, dinilai cukup baik ya pengaturan itu,’’ ujarnya.

Ada beberapa catatan yang langsung direspon langsung Bupati Lamongan. Pihaknya melakukan asistensi untuk memastikan bahwa teknikal rekomendasi ataupun prasyarat stadion itu terpenuhi.

 

''Khususnya pada akses penonton, safety security, dan prasarana lainnya,’’ terangnya.

Adi menjelaskan, dari hasil kunjungan disampaikan dari FIFA secara perhitungan kapasitas aman dan lebar tangga sesuai.

Hal yang masih menjadi catatan mengenai ruangan VOC atau ruangan monitoring CCTV yang masih di bawah. Pihaknya menyarankan aBaca Juga: Putus Rantai Kemenangan Persipura, Jarak Persela dengan Pemuncak Klasemen Liga 2 Terjaga, Asa Laskar Joko Tingkir Lolos Grup 3 Membesar gar ruangan VOC berada di atas.

Selain itu, yang menjadi perhatian pada akses penonton. Letak Stadion Surajaya yang berada di pinggir jalan nasional, perlu ada perencanaan dan pengaturan masuk penonton, parkir, dan menuju tribun.

Adi Nugroho, Scurity and Safety PSSI, Didampingi Bupati Yuhronur Efendi (kanan), dan Kadispora, Erwin Sulistya Pambudi, saat kunjungan ke Stadion Surajaya
Adi Nugroho, Scurity and Safety PSSI, Didampingi Bupati Yuhronur Efendi (kanan), dan Kadispora, Erwin Sulistya Pambudi, saat kunjungan ke Stadion Surajaya

Hal itu menjadi perhatian yakni akses utama dari sisi jalan raya utama. Pada saat match akan berpengaruh pada kepadatan arus lalu lintas. Namun, diakuinya, disampaikan kedepannya ada ring road utara atau jalur lingkar utara (JLU) yang bisa menjadi salah satu solusi.

Adi menuturkan, pihaknya juga menyampaikan kepada bupati, alangkah baiknya ada akses di sisi utara. ‘’Jadi tidak terkonsentrasi di jalur selatan, ini supaya terpecah,’’ imbuhnya.

Disinggung kapan Stadion Surajaya sudah bisa digunakan. Adi mengatakan, dari pihak kontraktor menyampaikan bisa digunakan tahun depan.

‘’Kalau akhir secara kontrak Desember, tapi kayaknya tidak mungkin, kita tidak boleh terlalu optimis, tentu harus ada penyempurnaan-penyempurnaan, perbaikan-perbaikan yang perlu dilakukan.

Masih ada waktu lah sampai awal ataupun musim depan,’’ tukasnya.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menuturkan, dari awal pihaknya sudah mendampingi dan mendengarkan secara keseluruhan  yang disampaikan perwakilan FIFA.

‘’Bahkan bilang super, ya ada catatan kecil yang Insya Allah tadi sudah ada solusinya, seperti untuk ruang VOC, dan sebagainya Insya Allah nanti ada itu.

Untuk akses jalan yang keluar ini ada kemungkinan nanti ketika pertandingan besar diarahkan jalan lingkar utara. Sehingga nanti pengaturan lalu lintas tidak begitu mengganggu,’’ ucapnya.

Sehingga nantinya antara stadion dan JLU saling terkoneksi dan menjadi magnet kedepan untuk menumbuhkan prekonomian Lamongan dan meningkatkan investor.

Bahkan diproyeksikan untuk pertandingan internasional bisa ditempatkan di Stadion Surajaya, karena standarnya memang standar FIFA.

‘’Ya saya yakinlah, saya yakin ini dampaknya tidak hanya ke prestasi Persela saja, tapi juga punya dampak sosial ekonomi yang luar biasa bagi Lamongan secara keseluruhan.

Saya membayangkan inilah kalau ada event-event internasional, pertandingan-pertandingan nasional, orang datang dari mana saja, ya minimal kan beli soto di sini,’’ ucap Bupati Yes sambil tersenyum kecil. (sip/ind)

 

Editor : Anjar D. Pradipta
#fifa #Yuhronur Efendi #lamongan #pssi #persela #stadion surajaya #Dispora Lamongan