radarlamongan.co – jawaposradarlamongan - Ketua Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Timur, Desi Ratna Sari, S.H, banyak mendapatkan pelajaran hidup selama berproses di organisasi yang kini dipimpinnya.
‘’ Bagi saya, ber-Nasyiatul Aisyiyah bukan sekadar organisasi, tetapi rumah belajar dan ruang bertumbuh,’’ ujarnya.
Menurut Desi, organisasi telah mengajarkannya banyak hal. Mulai kepemimpinan, kerja sama, pengabdian, hingga bagaimana menghadirkan manfaat bagi masyarakat. ‘’ Berproses di Nasyiah menghadirkan banyak pengalaman, tantangan, dan pelajaran berharga yang membentuk diri menjadi pribadi yang lebih matang, peduli, dan bertanggung jawab,’’ ucapnya. Baca Juga: Listianah, S. Pd, Ketua IGTKI Kecamatan Lamongan, Sosok Kreatif yang Mencintai Seni Kolase dan Olah Vokal: Mendidik Anak PAUD Adalah Seni Merawat Kesabaran
Dia juga senang bisa bertemu banyak perempuan hebat yang saling menguatkan dalam perjuangan dakwah dan pemberdayaan.
Selain aktif berorganisasi, Desi memiliki hobi traveling dan sering menerima job Master of Ceremony (MC) dalam berbagai kegiatan. ‘’ Sejak SMA saya sering mendapat tugas menjadi MC. Lama-kelamaan jadi suka ketika diminta membawakan acara,’’ imbuhnya.
Untuk mengasah kemampuannya, Desi mengikuti berbagai pelatihan public speaking dan MC. ‘’Menjadi MC adalah pengalaman yang sangat berharga. Dari peran ini saya belajar lebih percaya diri dalam berkomunikasi dan juga melatih kemampuan berpikir cepat,’’ ujar karyawan di RS Muhammadiyah Lamongan tersebut. (sip/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma