RADARLAMONGAN.CO - Kecintaan Erwin Sulistya Pambudi terhadap dunia olahraga tak perlu diragukan. Dia tak hanya mencintai kegiatan yang menyehatkan itu, juga menularkan virus berolahraga kepada generasi muda.
Selama menahkodai Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lamongan periode 2023 — 2025, Erwin sukses menyulap gairah olahraga di daerahnya menjadi lebih "hidup".
Di bawah arahannya, partisipasi para atlet Lamongan untuk berkompetisi di banyak cabang olahraga semakin meningkat. Sedikitnya 12 kejuaraan digelar dengan rekor partisipasi atlet terbanyak.
Bukan hanya menggelar berbagai even olahraga tingkat kabupaten seperti pekan olahraga tradisional, festival olahraga pelajar, invitasi olahraga tradisional, festival olahraga disabilitas, dan pemuda pelopor. Erwin juga berhasil menghadirkan keseruan Kejurnas Grasstrack Motocross Championship KASAL Cup 2023 hingga Livoli Divisi 1 2025 di Lamongan.
Menurut alumni Teknik Arsitek ITN Malang ini, kunci keberhasilan pembinaan atlet salah satunya melalui transformasi digital. Dia menjalankan arahan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bahwa perkembangan zaman harus bisa diadopsi dengan baik.
Sehingga, pendaftaran kejuaraan dilakukan secara daring dan pemutakhiran skor dilakukan secara real-time. Hasilnya? Penonton membeludak karena akses informasi yang mudah dan transparan.
Selain itu, kemunculan atlet profesional dari Lamongan juga didorong komitmen Pemkab Lamongan dalam menyediakan fasilitas olahraga memadai dan kemitraan. Serta, manajemen logistik untuk memastikan keselamatan atlet.
"Alhamdulillah atas kepercayaan yang diberikan, saya dengan tim Dispora berhasil mewujudkan berbagai kegiatan yang tentunya berdampak positif untuk kemajuan atlet," ujar pria yang kini menjabat kepala Dinas PU Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Lamongan itu.
"Kami akan terus mendukung kemunculan atlet muda dari Lamongan, kami juga memastikan olahraga tradisional di Lamongan tetap terawat," imbuh pria yang juga manajer Akademi Persela itu.
Visi Erwin tak hanya berhenti di garis finis pertandingan. Sosok yang juga menjabat ketua PBVSI Lamongan ini melihat olahraga sebagai mesin penggerak ekonomi.
Setiap kali ada bendera start dan peluit untuk pertandingan, maka di situ pula UMKM lokal bergerak, okupansi hotel meningkat, kuliner dicari, dan transportasi lokal bergeliat. Sehingga, perputaran uang di Lamongan cukup tinggi.
Di balik kemeja dinasnya, Erwin juga hobi sepak bola dan tenis. Dia juga senang jip adventure hingga ngetril. Hobi jip adventure yang digelutinya bukan sekadar mencari tantangan di medan terjal, melainkan cara dia membangun team work. Erwin kerap mengajak jajarannya menjelajah potensi daerah, sembari memastikan komunikasi di kantor tetap cair dan terbuka.
Kini, meski tugas utamanya telah bergeser ke urusan infrastruktur air, kecintaan Erwin pada olahraga tak luntur. Dia tetap berkomitmen mengawal pembinaan atlet muda dan memastikan olahraga tradisional Lamongan tak lekang oleh waktu. Baginya, membangun fisik bangunan dan membangun mental atlet memiliki kemiripan: keduanya membutuhkan ketelatenan dan visi jangka panjang. (rka)
Editor : Anjar D. Pradipta