radarlamongan.co – jawaposradarlamongan - Dr (HC) Sahrul Munir senang membaca.
Dia juga rajin mengaji kitab.
“Rata - rata saya membaca delapan jam dalam sehari semalam.
Siang kuliah, malamnya membaca.
Sampai hari ini pun saya masih punya kewajiban minimal dua jam sehari membaca,’’ kata ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan itu.
Kitab - kitab seperti Al-Ahkam As-Sulthaniyah maupun Ihya Ulumuddin menjadi bacaan favoritnya.
Dia kerap menemukan sudut pandang baru dalam menyampaikan ceramah setelah membaca sejumlah kitab.
Meski menjadi ketua ormas besar, Gus Sahrul tetap aktif mengajar di Pondok Pesantren Sunan Drajat.
Setiap Selasa hingga Kamis dia mengajar mengaji maupun pendidikan formal.
Sementara saat malam, dia lebih banyak keluar untuk berdakwah.
“Visi saya adalah membersamai umat, memenangi masa depan. Jadi saya harus hadir, memberikan motivasi, dan menyelesaikan beberapa hal agar semuanya bisa bangkit,” kata pria kelahiran 1973 itu. (sip/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma