radarlamongan.co – jawaposradarlamongan - Sebagian waktu Choiriyah, S.Pd dihabiskan di dunia pendidikan.
Dia tak hanya sebagai guru merangkap kepala RA Darul Ulum Pupus Blawi, Kecamatan Karangbinangun.
Choiriyah juga ikut mengajar anak kelas 6 di madrasah diniyah saat sore.
‘’Alhamdulillah, bersyukur ya, menyatu gitu dengan anak-anak itu, kayak ceria,’’ ucap ketua IGRA wilayah kerja Kecamatan Karangbinangun dan Glagah ini.
Choiriyah mengaku awalnya menjadi guru MI pada 1996.
Dia kemudian diangkat oleh yayasan untuk menjadi guru RA.
Aktivitas itu dilakoninya hingga sekarang.
‘’Ketika ada permasalahan apapun, kemudian ketika sudah masuk Lembaga, itu merasa senang ketika melihat anak-anak. Tadi masuk itu kan anak-anak sudah merangkul, sudah menyapa,’’ ujar perempuan yang juga menjadi pengurus PAC Muslimat Karangbinangun ini.
Menurut dia, mendidik anak-anak harus dengan sabar.
Kedekatan harus dibangun agar anak - anak bisa memahami dan mengerti.
Choiriyah sering menyanjung anak didiknya dengan kata – kata ganteng, pintar, dan cantik.
Saat memberikan nasihat, dia sambil membenarkan hijab dan kopiah anak.
‘’Anak itu lugu,’’ ujar perempuan 47 tahun ini.
Sebagai ketua IGRA Wilker Karangbinangun dan Glagah, dia bakal berusaha bekerja sebaik mungkin.
‘’Harapan saya lebih baik aja Mas, ke depannya membawa IGRA tambah maju,’’ imbuh ibu dua anak ini. (sip/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma