radarlamongan.jawapos.com, Lamongan – Merawat orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) tidaklah mudah.
Selain butuh ketelatenan, juga kesabaran.
Ipda Purnomo, yang kini menjabat kanit Binpolmas Polres Lamongan, sering diajak lari, ketika bertemu ODGJ dan ingin mengajaknya ke rumah rehabilitasi mental.
Dia harus mengejar ODGJ itu tanpa kekerasan.
Sebab, pemilik akun Purnomo Belajar Baik di youtube itu ingin memberlakukan ODGJ secara manusiawi.
‘’Di tempat kami, dipastikan tidak ada borgol atau dirantai.
Benar – benar dilepas dan diajak senyaman mungkin,’’ imbuhnya.
Dia bersama Yayasan Berkas Bersinar Abadi saat ini merawat 250 ODGJ.
Purnomo menginginkan ODGJ yang ada tidak hanya sekedar menjalani kehidupan.
Dia mengajak para ODGJ itu belajar menjalankan ibadah.
Mereka diajak salat dan ngaji.
Pukul 02.30, para ODGJ itu dibangunkan untuk salat tahajud, hajat, dan berzikir sampai subuh.
Setelah salat subuh, mereka mengaji sampai pukul 06.00.
Selanjutnya, berolahraga hingga pukul 07.30.
Setelah itu, mandi dan salat dhuha. Setelah sarapan, mereka mengaji bareng.
‘’Saat salat Jumat, diajak bersama – sama (tanpa memakai sandal) menuju masjid desa,’’ tuturnya.
Agar para ODGJ mau salat Jumat dan tertib, mereka diberi iming-iming hadiah seperti dibelikan es, bakso, roti, dan lainnya.
Pengabdian Purnomo kepada masyarakat itu mendapatkan banyak apresiasi.
Terakhir, dia mendapatkan penghargaan Jawa Pos Radar Bojonegoro Awards 2024 di Ballroom Andrawina Aston Hotel Bojonegoro (2/8).
Polisi dengan balok satu di pundaknya itu mendapatkan penghargaan untuk kategori publik figur yang menginspirasi.
Pemberian penghargaan itu disaksikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.
‘’Saya berterima kasih banyak. Setelah mendapatkan penghargaan ini, semoga ke depan bisa semakin amanah,’’ tuturnya. (mal/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma