radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Dinas Pendidikan Lamongan sudah mendata SMP — SMP negeri yang belum memenuhi pagu setelah pengumuman hasil sistem penerimaan murid baru (SPMB).
Dari 48 SMPN yang ada, 34 lembaga di antaranya belum memenuhi pagu.
Dari 34 SMPN itu, 29 lembaga kekurangan di atas 50 siswa. Sisanya, kurang di bawah 15 siswa.
Baca Juga: Ini Satu Kata dari Eko Setyawan Terkait Presiden Baru Persibo Bojonegoro
Kabid SMP Dinas Pendidikan Lamongan, Nunggal Isbandi, menjelaskan, 34 SMPN itu melakukan perpanjangan SPMB.
Bahkan, kemarin (10/6) sudah ada calon siswa yang mendaftar secara manual.
Namun, SPMB secara online baru dibuka hari ini (11/6).
Baca Juga: Buka Lamongan Exportiva Season 3, Bupati Yes Lepas 5 Kontainer Produk Unggulan ke Pasar Global
Data manual bakal diinput saat aplikasi SPMB online sudah dibuka.
“Lembaga dari kemarin sudah menerima pendaftaran secara manual,” jelasnya.
Nunggal menuturkan, semua lembaga yang belum berhasil memenuhi pagu diberikan kesempatan yang sama.
Tujuannya, memastikan anak usia sekolah mendapatkan hak yang sama. Perpanjangan SPMB itu dijadwalkan selama lima hari, mulai hari ini.
Nunggal juga berharap siswa yang sudah diterima agar melakukan pengecekan melalui akun dan daftar ulang sesuai jadwal yang ditentukan.
“Kekurangan pagu ini banyak faktor, dan nanti akan menjadi bahan evaluasi,” terangnya. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma