Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Alma Zafirah, Salah Satu Atlet Taekwondo Junior Lamongan Yang Berprestasi Sempat Kesulitan Belajar Teknik Poomsae

Rika Ratmawati • Sabtu, 29 November 2025 | 23:55 WIB
ATLET POTENSIAL: Alma Zafirah menunjukkan penghargaan yang diraihnya.
ATLET POTENSIAL: Alma Zafirah menunjukkan penghargaan yang diraihnya.

radarlamongan.co - jawaposradarlamongan- Menjadi atlet menjadi cita — cita Alma Zafirah sejak kecil. Kini, dia terus berusaha menutupi kekurangannya agar bisa berprestasi lebih baik lagi di level internasional. 

 

RIKA RATMAWATI, Lamongan 

 

Alma Zafirah sadar diri. Setiap atlet bakal memiliki kekurangan dan kelebihannya masing — masing.

Kekurangan yang masih dimilikinya belum bisa membuatnya berprestasi lebih maksimal saat tampil pada Taekwondo International Championship 2025 Piala Panglima TNI. 

Namun, dia tetap bersyukur. Usahanya membuahkan medali perunggu pada kategori junior di bawah 59 kilogram (kg) pada kejuaraan yang dilaksanakan 26 September itu.

Menurut Alma, setiap atlet harus siap ketika sudah di arena.  

Berat badannya yang rendah menjadi celah bagi lawan — lawannya.

“Saya sudah berusaha, tapi belum berhasil meraih emas. Lawannya memang berat badannya tinggi, jadi saya paling kecil,” ujar atlet berberat badan 56 kg itu. 

Pada Taekwondo International Championship itu, beberapa atlet Vietnam dan Timor Lester ambil bagian.

Bagi Alma, kejuaraan tersebut merupakan even internasional kali ketiga yang diikutinya.

Sebelumnya, dia pernah mengikuti kejuaraan taekwondo di Malaysia dan Thailand.

Di kejuaraan level nasional, Alma pernah bertanding di Jogjakarta hingga Jakarta. Sedangkan kejurprov yang levelnya Jawa Timur, dia sudah sering mengikuti kejuaraan bela diri tersebut. 

Dengan mengikuti kejuaraan — kejuaraan, Alma bisa bertukar cerita dan pengalaman. Bukan hanya dengan sesama atlet Jawa Timur. Juga, atlet — atlet yang berlabel pelatnas. 

Menjadi atlet taekwondo merupakan wujud impian Alma saat masa kecil. Latihan yang dijalani tidak selamanya berjalan mulus.

Alma merasakan kesulitan saat belajar teknik poomsae yang menggabungkan kuda - kuda, pukulan, tendangan, dan tangkisan.

Dia juga tidak hanya menghafalkan gerakan jurus. Kata — kata dalam bahasa Korea dihapalkan untuk mengingat nama jurus olahraga beladiri tersebut. 

Menurut Alma, kunci utama atlet taekwondo itu fisik. Kondisi tubuh harus dijaga dengan berat badan yang ideal. Seperti musim penghujan saat ini yang rawan terkena penyakit. Dia tidak boleh minum es.

“Tetap berlatih setiap minggunya, untuk menjaga kondisi,” tutur pelajar SMAN 1 Lamongan itu. (*/yan) 

Editor : Arya Nata Kesuma
#kejuaraan taekwondo #Taekwondo internasional #atlet taekwondo #olahraga beladiri #poomsae #lamongan