Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Setelah Raih Juara LKTI di Banyuwangi, Tiga Siswa SMAN 2 Lamongan Termotivasi untuk Kembangkan ke Penelitian

Rika Ratmawati • Sabtu, 27 September 2025 | 23:14 WIB
BERPRESTASI: Achmad Dzikrullah Alfirdaus, Ahmad Ezar Tsaqif Azharudin, dan Izzat Rabbani saat memaparkan karya mereka. (IST/RDR.LMG)
BERPRESTASI: Achmad Dzikrullah Alfirdaus, Ahmad Ezar Tsaqif Azharudin, dan Izzat Rabbani saat memaparkan karya mereka. (IST/RDR.LMG)

radarlamongan.co – jawaposradarlamongan - Achmad Dzikrullah Alfirdaus, Ahmad Ezar Tsaqif Azharudin, dan Izzat Rabbani menjadi juara 1 lomba karya tulis ilmiah (LKTI) yang diselenggarakan Impact FIKKIA Unair Banyuwangi dengan sub tema ekonomi hijau.

Meski tidak keluar sebagai juara umum dan tidak bisa hadir secara langsung dalam awarding yang dilaksanakan di Banyuwangi, 13-14 September lalu, tiga pelajar SMAN 2 Lamongan itu tetap bahagia.

Karya tulis mereka yang membahas tentang ketahanan pangan dan keberlanjutan perkotaan dalam kerangka kesehatan terintegrasi berhasil menjadi juara 1 di subtema ekonomi hijau.

LKTI itu menggunakan metode penelitian literature review, dengan mengutip jurnal ilmiah sebagai referensi.

Penelitian tersebut memakan waktu satu bulan.

Izzat dkk melihat perkembangan penduduk kota yang semakin padat.

Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhaan pangan yang sehat melalui urban farming.

“Kalau ada kesempatan, kami ingin melakukan penelitian lebih lanjut. Namun, makalah ini juga didukung dengan jurnal yang sesuai dengan temanya,” ujar Izzat.

Pada LKTI tersebut, Izzat dan dua temannya berbagi tugas.

Alfirdaus mencari materi dan menghubungkan dengan tema yang diangkat.

Ezar mencari materi pembahasan melalui jaringan internet.

Sedangkan Izzat bagian menyusun kata kalimat dalam penulisan karya dan membuat kesimpulan serta saran.

Izzat dkk baru tertarik untuk mengikuti LKTI saat kelas XII.

Mereka awalnya menjalani seleksi abstrak.

Pengumpulan abstrak dilakukan secara online.

Setelah itu, mengumpulkan karya full paper yang dilakukan secara online.

Terakhir final, berupa presentasi, pengumpulan full poster, dan menyelesaikan tugas di aplikasi power point (PPT).

Final ini dilaksanakan secara offline di kampus FIKKIA Unair Banyuwangi.

Tiga pelajar itu berharap urban farming bisa menjadi inspirasi program ketahanan pangan di tengah kota.

Apalagi, literasi yang diangkat cukup ringan dan bisa diterapkan dengan suhu di Lamongan.

Contohnya, memanfaatkan lahan kosong seperti atap rumah atau halaman untuk menanam sayuran hijau, tomat, cabai, hingga buah.

Metode yang digunakan bisa hidroponik (tanaman tanpa tanah) atau polybag/container menggunakan wadah pot untuk menanam. Tinggal menyesuaikan lokasinya. (rka/yan)

Editor : Arya Nata Kesuma
#raih juara #lamongan #LKTI #Ekonomi Hijau #ketahanan pangan #sman 2 lamongan