LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Suasana Aula Madrasah Aliyah Unggulan Sabilillah (MAS) Lamongan, Jumat (8/8), berubah menjadi panggung adu gagasan. Tiga kandidat calon ketua dan wakil ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) tampil dalam debat terbuka.
Selain itu, para kandidat juga memaparkan gagasan dengan menarik, tegas, dan mendalam yang disaksikan semua siswa-siswi MAS Lamongan.
Dalam debat terbuka ini, setiap kandidat diberi kesempatan memaparkan visi misi, program, dan inovasinya untuk madrasah. Kemudian tanya jawab oleh guru, sesuai tema dan pertanyaan audiens. Acara dilanjut coblosan atau pemilihan mini.
Kepala MA Unggulan Sabilillah Lamongan, Ustaz Setyo Agung Laksono, S.Kom menuturkan, ini menjadi tahun perdana MAS Lamongan mengadakan pemilihan ketua OSIM.
‘’Mudah-mudahan dengan adannya OSIM pada tahun ini, seluruh program-program yang telah kita susun, semuanya bisa berjalan dengan baik. Tentunya dengan bantuan OSIM yang telah kita sahkan dan telah dipilih oleh anak-anak,’’ ucapnya dengan ramah.
Agung menjelaskan, tujuan pelaksanaan pemilihan OSIM ini untuk melatih siswa-siswi belajar berdemokrasi. Sebab sesuai dengan asas pemilu, yakni langsung, umum, bebas, dan rahasia.
Siswa-siswi menentukan pilihan sendiri. Sehingga output-nya anak-anak berani menentukan masa depannya sendiri, serta menghargai pendapat orang lain.
‘’Kita mengadakan ini, belajar demokrasi. Jadi anak-anak mendengar visi misi para kandidat langsung dari setiap paslon, dan mereka akan menentukan pilihannya untuk dipimpin oleh calon ketua OSIM tahun ini,’’ tutur Ustaz Agung.
Persiapannya selama dua minggu sebelum hari pelaksanaan pemilihan, sehingga para kandidat bisa menuangkan ide-ide dan gagasan secara bagus yang disampaikan dalam public speaking saat tampil.
Agung menjelaskan, setiap paslon diberi enam tema satu hari sebelum pelaksanaan. Namun, dia memastikan, untuk jawaban diserahkan sepenuhnya pada kandidat sesuai tema.
‘’Alhamdulillah, anak-anak bisa menjawab dengan baik dan lancar. Karena memang disamping persiapan mereka yang matang, kita juga menyiapkan public speaking mereka supaya tidak gugup, tidak gentar saat berbicara dihadapan teman-teman ataupun masyarakat umum,’’ ujarnya.
Pihaknya berharap, dengan terbentuknya OSIM ini menjadi mitra lembaga yang nantinya akan menjadi penjembatan antara siswa dengan guru dan lembaga.
‘’Yang nantinya semua program-progam yang akan kita susun dapat berjalan dengan baik, dapat terwujud dengan baik, atas kerjasama lembaga dan OSIM,’’ imbuhnya.
Setelah OSIM terbentuk, nantinya akan ada latihan dasar kepemimpinan yang rencana dilaksanakan di luar sekolah. Anggota OSIM akan dididik dan dibina, sesuai dengan masing-masing bidang.
‘’Sehingga anak-anak mungkin punya usulan dan punya saran, nanti bisa tertuang dengan baik dan bisa menjadi program baru bagi madrasah,’’ ujarnya. (sip/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta