Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

32 Madrasah di Lamongan Belum Ajukan BOS. Begini alasannya....

Ahmad Asif Alafi • Jumat, 1 Agustus 2025 | 15:32 WIB

 

Besaran BOS di lingkup Lembaga Kemenag Lamongan. (Grafis: Ainur Ochiem/Radar Lamongan)
Besaran BOS di lingkup Lembaga Kemenag Lamongan. (Grafis: Ainur Ochiem/Radar Lamongan)

radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Belum semua madrasah mengajukan BOS untuk pencairan triwulan kedua. 

Di level MI, dari 543 lembaga, ada 23 MI yang belum melakukan pengajuan. 

Sedangkan dari 188 MTs, terdata 9 lembaga belum mengajukan. 

Hanya di level RA yang mencapai 100 persen pengajuannya, yakni 208 lembaga. 

Sedangkan di tingkat MA, verifikasi dilakukan di kantor wilayah Jatim. 

Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Lamongan, Banjir Sidomulyo, menjelaskan, BOS triwulan kedua sudah cair semua (9/7).

Kecuali, Madrasah belum menyelesaikan kewajiban terkait dengan LPj online. 

"Sehingga itu kalau memang belum selesai maka tidak mungkin pusat mencairkan haknya sebagai penerima, " ujar Banjir. 

Menurut dia, madrasah yang tidak cair karena kewajiban belum terpenuhi. 

Terkait pengajuan BOS triwulan ketiga, Banjir mengatakan nantinya mengisi data lagi. Sebab, ada perbedaan jumlah siswa. 

Sehingga, disesuaikan lagi jumlah siswa tahun ajaran baru. 

"Perubahan Emis dilakukan. Pusat juga butuh waktu untuk finalisasi data terbaru, " ujarnya. 

Besaran BOS MI Rp 1,03 juta per siswa per tahun. 

Sedangkan di MTs, Rp 1,4 juta per siswa per tahun dan MA Rp 1,75 juta per siswa per tahun.

Untuk RA, Rp 600 ribu per anak per tahun. 

"Jadi tolong madrasah, setelah cair, terkait kewajiban menyelesaikan LPj juga sesuai waktu, " ujarnya. (Sip/yan) 

Editor : Arya Nata Kesuma
#madrasah #LPj online #lamongan #kemenag lamongan #Pengajuan BOS