LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Dengan penguatan karakter, budaya MI Unggulan Sabilillah (MIUS) Lamongan dan kurikulum, ditunjang dengan program unggulan MIUS, mengantarkan siswa-siswi menorehkan banyak prestasi.
Sehingga sesuai visi dan misi MIUS, yakni mewujudkan insan yang unggul, berbudaya, dan berahlakul karimah.
Lembaga di bawah naungan Yayasan Sabilillah Lamongan ini tentunya menjadi pilihan yang tepat bagi orang tua untuk pendidikan buah hatinya.
Tidak hanya akademik, MIUS Lamongan juga mendukung pengembangan non-akademik dan religi.
Sehingga makin banyak orang tua yang mempercayakan putra-putrinya mengenyam pendidikan di sana.
Baca Juga: Diserang Netizen, Hokky Caraka Pemain Timnas U-23 Resmi Layangkan Somasi
Kepala MI Unggulan Sabilillah Lamongan, Ustadzah Uswatun Hasanah, MA menjelaskan, MIUS Lamongan memiliki banyak program unggulan, seperti Kelas Tahfidz, Kelas Olimpiade, MIUS Creative Class, Wisata Edukasi, Kelas Minat Bakat, Pesantren Day, MIUS Swimming Education (MSE), Darling (Tadarus keliling), dan CSIO.
‘’Tujuannya semua anak mampu dan siap berkompetisi di luar dengan bidang apapun dan tetap menjunjung tinggi tata krama,’’ tuturnya.
Hal ini dibuktikan dengan prestasi yang diraih siswa-siswi MIUS Lamongan dari tingkat kabupaten, provinsi, nasional, hingga internasional.
Tercatat pada tahun pelajaran 2024-2025, siswa-siswi MIUS Lamongan memperoleh 300 prestasi. Dengan rincian, semester pertama 87 prestasi tingkat kabupaten, 38 prestasi tingkat provinsi, 25 prestasi tingkat nasional.
Pada semester dua 115 prestasi tingkat kabupaten, 22 prestasi tingkat provinsi, dan 13 prestasi tingkat nasional.
Sehingga total yang diraih 202 prestasi tingkat kabupaten, 60 prestasi tingkat provinsi, dan 38 prestasi tingkat nasional (selengkapnya lihat tabel).
Tidak hanya program unggulan, untuk mengasah softskill, MIUS Lamongan memiliki ektrakurikuler yakni pramuka, tari, banjari, melukis, Qiroah, pildacil, taekwondo, karya tulis cerita indah kreasi MIUS (CIKIM), bulu tangkis, bola voli, tata boga, kaligrafi, tenis meja, bola dan SSB.
‘’Sehingga siswa-siswi bisa sesuai visi dan misi MIUS, yakni mewujudkan insan yang unggul, berbudaya, dan berahlakul karimah,’’ ucapnya.
Baca Juga: Matsama MIUS, MATAS, dan MAS Lamongan Berlangsung Seru dan Menyenangkan
Sementara itu, kegiatan Matsama selama lima hari mulai Senin (14/7) sampai Jumat (18/7) berjalan sukses dan lancar.
Mulai Senin (21/7), seluruh siswa-siswi MIUS Lamongan sudah mulai aktif kegiatan pembelajaran.
Ustadzah Uswa menuturkan, pada kegiatan Matsama yang dilaksanakan lima hari lalu, siswa-siswi mengetahui kebiasaan budaya MIUS dengan menguatkan SOP dan kesepakatan.
Selanjutnya melaksanakan assessment diagnostic, yakni kesiapan anak untuk penguatan pembelajaran.
Serta minat bakat untuk mengarahkan anak didik pada minat dan bakatnya masing-masing.
‘’Kita harus tahu minat bakat anak, di bidang akademik maupun non-akademik,’’ tandasnya.
Ustadzah Uswa menjelaskan, siswa-siswi dikenalkan budaya MIUS dan sesuai ikrar MIUS, yakni menanamkan tata krama Jawa pada siswa-siswi, menjauhi bullying, kemudian membiasakan berbicara dengan lembut dan santun, menghormati orang tua dan menyayangi yang muda, serta memiliki pengetahuan di bidang akademik, non-akademik, serta agama.
‘’Dengan ilmu yang tinggi, karakter yang tinggi, menjadikan anak-anak bisa diperhitungkan, dan mampu bersaing di luar dan berprestasi,’’ ujar Ustadzah Uswa.
Kemudian ada ikrar anak MIUS yang disepekati bersama, untuk memberikan budaya yang baik.
‘’Dengan ikrar ini, anak-anak MIUS mengingat terus dan menjadi pembiasaan,’’ pungkasnya. (sip/ind)
Editor : Indra Gunawan