Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

MI Unggulan Sabilillah Lamongan Datangkan Guru dari Canada, Sebagai Penguatan Program Asah Keterampilan Berbahasa Siswa-siswi

Ahmad Asif Alafi • Selasa, 22 Juli 2025 | 17:05 WIB

Kepala MI Unggulan Sabilillah Lamongan, Ustadzah Uswatun Hasanah, MA bersama Ms. Joanie Martineau dari Universite de Sherbrooke, Canada melihat banyak piala yang diraih siswa-siswi MIUS Lamongan.
Kepala MI Unggulan Sabilillah Lamongan, Ustadzah Uswatun Hasanah, MA bersama Ms. Joanie Martineau dari Universite de Sherbrooke, Canada melihat banyak piala yang diraih siswa-siswi MIUS Lamongan.

LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - MI Unggulan Sabilillah (MIUS) Lamongan terus berkomitmen melakukan penguatan program dan kurikulum.

Seperti pada kegiatan Senin (21/7), kerjasama Internasional MIUS Lamongan dengan kampus Universite de Sherbrooke Canada, menghadirkan guru, Ms. Joanie Martineau, untuk mengajar bahasa Inggris dengan kurikulum Cambridge kepada siswa-siswi, sebagai penguatan program Excellent Class untuk mengasah keterampilan berbahasa dan berfikir kritis.

Terlihat siswa-siswi antusias dan senang menyambut kedatangannya, yang tampak sangat interaktif dalam berinteraksi.

Dalam kegiatan penyambutan ini, siswa-siswi menyuguhkan beberapa soft skill mulai dari story telling, menari, menyanyi, dan MC.

Baca Juga: Gus Muwafiq Beri Respon Fatwa Haram Sound Horeg yang Dikeluarkan MUI

Kepala MI Unggulan Sabilillah Lamongan, Ustadzah Uswatun Hasanah, MA menjelaskan, MIUS bekerjasama dengan ILC mendatangkan Ms. Joanie Martineau dari Universite de Sherbrooke, Canada.

Hal ini dalam rangka penguatan program Excellent Class MIUS yang menerapkan kurikulum Cambridge atau bertaraf internasional.

Untuk mengasah ketrampilan berbahasa dan berfikir kritis. Sejalan dengan yang diharapkan Presiden RI Prabowo Subianto, membentuk karakter anak yang hebat menuju Indonesia emas 2045.

‘’Kami menghadirkan narasumber atau guru dari Canada itu tujuannya agar anak-anak bisa praktek secara langsung bahasa asing. Kedua, mereka akan terbiasa dengan orang asing. Sehingga pada saat nanti berada di luar atau sekolah lanjutan, sudah bisa adaptasi dengan siapapun,’’ tuturnya.

Baca Juga: Terdampak Cuaca, Mayoritas Waktu Tanam Tembakau di Lamongan Mundur

Ustadzah Uswa menjelaskan, tujuan selanjutnya siswa-siswi berwawasan global, karena ada pertukaran budaya, mulai budaya karakter MIUS yang baik. ‘’Saling memotivasi,’’ ujarnya.

Mrs. Joanie Martineau dari Universite de Sherbrooke, Canada belajar bersama dengan siswa-siswi MIUS Lamongan di gazebo.
Mrs. Joanie Martineau dari Universite de Sherbrooke, Canada belajar bersama dengan siswa-siswi MIUS Lamongan di gazebo.

Ms. Joanie Martineau dari Universite de Sherbrooke, Canada mengaku sangat terkesan atas sambutan siswa-siswi MIUS Lamongan yang ramah dan ada beberapa penampilan. Tujuan di MIUS Lamongan untuk mengajar selama dua minggu.

‘’I am very happy with the warm welcoming party of MIUS. Therefore, MIUS give a deep impression (saya sangat senang atas sambutan hangat MIUS. Karena itu, MIUS memberikan kesan yang sangat mendalam, Red),’’ tutur Ms. Joanie Martineau.

Untuk metode pengajarannya yang lebih banyak aktivitas bersama, bermain, dan banyak komunikasi. Dia ingin berbagi kebudayaan dan mengajarkan beberapa bahasa asing.

Baca Juga: Satpol PP Imbau Pedagang Bendera Dadakan Tak Gelar Dagangan di Trotoar Sepanjang Jalan Wilayah Lamongan

Sehingga, dia berharap bisa memberikan motivasi bagi siswa MIUS Lamongan untuk lebih percaya diri berbicara bahasa Inggris, serta memiliki keinginan untuk mengenal berbagai kultur dan budaya di dunia.

‘’I hopes that MIUS students will be able to speak English quickly and well (saya berharap para siswa MIUS dapat berbicara bahasa Inggris dengan cepat dan lancar, Red),’’ ujar Ms. Joanie.

Siswa MIUS Lamongan, Muhammad Aim Avicenna Aflah merasa senang dengan kedatangan Ms. Joanie untuk praktek pelajaran yang sudah diajarkan di kelas. Dia mengaku sebelumnya juga pernah kedatangan tamu luar negeri.

‘’Saya senang sekali, harapan saya bisa berbahasa Inggris dengan lancar,’’ ujarnya. (sip/ind)

Editor : Indra Gunawan
#Yayasan Sabilillah #lamongan #Matsama 2025