Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

MI Unggulan Sabilillah Lamongan Menumbuhkan Siswa-siswi Berakhlakul Karimah

Indra Gunawan • Selasa, 15 Juli 2025 | 14:53 WIB
Penguatan karakter anak di MIUS berupa aktivitas rutin Salat Dhuha dan istighosah.
Penguatan karakter anak di MIUS berupa aktivitas rutin Salat Dhuha dan istighosah.

LAMONGAN, Radarlamongan.co - Setelah pembukaan Matsama, acara perkenalan dengan dewan guru dan wali kelas MI Unggulan Sabilillah (MIUS) Lamongan dikemas sangat menarik dan menghibur.

Satu per satu guru memperkenalkan diri dengan gaya yang unik, yang disambut riuh renyah tawa seluruh siswa-siswi.

Setelah diberi ID card dan slayer, siswa-siswi baru kelas satu diperkenalkan lingkungan dan profil sekolah.

Selain itu, pihak sekolah juga melakukan sosialisasi dan kesepakatan wali murid, serta mengedukasi penguatan karakter.

Baca Juga: Matsama MIUS, MATAS, dan MAS Lamongan Berlangsung Seru dan Menyenangkan

Sehingga saling bersinergi untuk menumbuhkan siswa-siswi yang berakhlakul karimah.

Sedangkan siswa-siswi kelas 2 hingga kelas 6 melaksanakan Salat Dhuha dan istighosah.

Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap hari sebelum anak-anak memulai aktivitas belajar mengajar di kelas.

Baca Juga: Tasyakuran Haflah Akhirussanah MIUS dan MATAS Lamongan Dimeriahkan Penampilan Musisi Aviwkila

Kepala MIUS Lamongan, Ustadzah Uswatun Hasanah, MA, mengatakan, selain berkoordinasi dengan wali murid, juga ada tes diagnostik dan pemetaan minat bakat anak.

‘’Tujuannya kedepan anak-anak agar bisa jalan sesuai dengan harapan orang tua, cita-cita anak, dan hobinya tersalurkan,’’ ucap Ustadzah Uswa, sapaan akrabnya.

Penguatan karakter anak berpamitan dan bersalaman dengan Kepala MI Unggulan Sabilillah Lamongan, Ustadzah Uswatun Hasanah, MA.
Penguatan karakter anak berpamitan dan bersalaman dengan Kepala MI Unggulan Sabilillah Lamongan, Ustadzah Uswatun Hasanah, MA.

Ustadzah Uswa menjelaskan, MIUS memiliki visi unggul, berbudaya dan berakhlakul karimah. Artinya unggul di semua bidang.

Sedangkan berbudaya, yakni dengan pembiasaan karakter, penguatan akhlakul karimah dan adab, kemudian prestasi sebagai bukti penguatan pendidikan keilmuan.

‘’Pertama akhlak dulu, pengetahuan tinggi dikuatkan dengan prestasi. Sehingga saat lulus, anak-anak sudah bisa adaptasi dengan susana baru, budaya baru,’’ ujarnya.

Terbukti MIUS mampu mencetak siswa-siswi yang berprestasi dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.

‘’Kita desain anak-anak mampu berkiprah di kompetensi apapun,’’ harap Ustadzah Uswa. (sip/ind)

Editor : Indra Gunawan
#mius lamongan #Yayasan Sabilillah #lamongan #Matsama 2025