Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Gagal Daftar SNBP karena PDSS tak Selesai, Joko Widodo Sebut 300-an Siswa SMKN 2 Eligible

Arya Nata Kesuma • Kamis, 6 Februari 2025 | 02:10 WIB

 

BERI KETERANGAN: Joko Widodo, salah satu tim pengisi PDSS SMKN 2 Solo beri keterangan kepada awak media, Rabu (5/2/2025). (FAUZIAH AKMAL/RADAR SOLO)
BERI KETERANGAN: Joko Widodo, salah satu tim pengisi PDSS SMKN 2 Solo beri keterangan kepada awak media, Rabu (5/2/2025). (FAUZIAH AKMAL/RADAR SOLO)

radarlamongan.co – jawaposradarlamongan – Polemik di SMKN 2 Solo belum berakhir.

Belum ada penyelesaian 100 persen dari permasalahan gagal daftar seleksi nasional berbasis prestasi (SNBP) untuk melanjutkan ke perguruan tinggi negeri (PTN).

Kepala sekolah, perwakilan orang tua maupun siswa SMKN 2 Solo memang sudah ke Jakarta dan menemui pihak Kemendiktiksaintek.

Namun, karena kegagalan melakukan pengisian nilai rapor pada pangkalan data siswa dan sekolah (PDSS) untuk mendaftar SNBP yang tidak selesai hingga tenggat waktu pengisian PDSS pada 31 Januari 2025 itu, belum mendapatkan kepastian jawaban solusinya secara klir.

Bahkan, Rabu (5/2) digelar kembali pertemuan di  SMKN  2 Solo.

Pertemuan itu melibatkan siswa dan wali murid.

Hasil pertemuan itu, semunya diminta menunggu hasil akhir yang tengah diusahakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan Provinsi Jawa Tengah di Jakarta.

Yakni, siswa tetap bisa mengikuti SNBP.

"Intinya kita masih nunggu hasil akhir yang diusahakan oleh Bu Kepala Dinas ya. Apapun itu, jadi harapan akhir kita," kata Joko Widodo, salah satu tim pengisi PDSS SMKN 2 Solo, di sekolah setempat, Rabu (5/2) seperti dilansir Radar Solo.

Kuota SNBP sebenarnya lumayan banyak.

SMKN 2 Solo mendapat jatah mencapai 40 persen dari jumlah siswa kelas XII.

Versi Joko, sejatinya siswa eligible (memenuhi syarat) untuk mengikuti SNBP sekitar 300-an siswa.

"Ya, lumayan banyak. Pokoknya ini masih menunggu hasil dari Kadinas Pendidikan," imbuhnya.

Meski demikian, sudah disiapkan langkah alternatif bila jalur yang ditempuh saat ini gagal.

Langkah alternative itu diklaim telah disepakati dengan orang tua siswa dan siswa.

"Tadi disepakati ya, untuk alternatif yang kedua memang kita akan mempersiapkan yaitu jalur UTBK ya atau jalur tes," ungkapnya.

Nantinya, SMKN 2 Solo menyiapkan pendampingan.

Mereka menyiapkan siswa menghadapi ujian tertulis berbasis komputer (UTBK) pada SNBT (berdasarkan tes).

Sebab, SNBT merupakan salah satu jalur seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru (SNPMB) pada perguruan tinggi negeri (PTN) melalui tes UTBK.

"Sekolah nanti mendatangkan mentor dari bimbel ya. Kemudian kegiatan-kegiatan pembelajaran difokuskan untuk persiapan UTBK, karena waktunya memang tinggal 2 bulan lagi," jelasnya. (*)

Editor : Arya Nata Kesuma
#pdss #Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah #Gagal SNBP #utbk #smkn 2 solo #solo #lamongan #eligible #SNBT #ptn #Kemendiktisaintek