LAMONGAN, Radarlamongan.co - Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Ahmad Iwan Zunaih meminta, ada solusi yang diberikan kepada sebanyak 22 siswa MAN 1 Lamongan yang data eligible-nya hilang.
Sebab, diakuinya, eligible sangat penting bagi siswa berprestasi untuk bisa mengikuti SNBP di PTN.
‘’Pemerintah juga harus ada solusi, jangan dibiarkan.
Karena apapun juga untuk memasuki perguruan tinggi melalui jalur prestasi, itu adalah hak yang harus diperoleh oleh anak-anak kita, yang memang benar-benar berprestasi,’’ tutur Gus Iwan, sapaan akrabnya.
Gus Iwan meminta pemerintah mengkaji ulang sistem. Pihaknya menilai, pemerintah terkesan memaksakan program yang belum sempurna.
Sebab, diakuinya, dengan menjalankan program yang belum sempurna, maka akan ada masyarakat yang dikorbankan.
‘’Khususnya kalau kasus yang terjadi saat ini eligible, itu ya kasihan seperti anak-anak kita yang seperti 22 siswa dari MAN 1 Lamongan,’’ ujarnya.
‘’Jadi istilahnya pemerintah itu juga harus melakukan mitigasi-mitigasi, supaya data elegible benar-benar bisa memenuhi hak para siswa itu sendiri, jangan sampai terjadi kasus seperti ini lagi,’’ imbuhnya.
Data eligible siswa yang hilang ini diduga karena e-rapot yang tidak terbaca sistem.
Gus Iwan juga berpesan kepada pihak lembaga, yakni harus memiliki satu visi dan misi yang kuat. Sebab, diakuinya, data eligible itu dari lembaga masing-masing.
‘’Bahwa lembaga pendidikan harus serius di dalam memasukkan data siswa di sistem eligible,’’ ucapnya. (sip/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta