radarlamongan.co – jawaposradarlamongan - Muhammad Aqila Azka masih diajari ayahnya bermain piano di rumah.
Sejak PAUD, dia sudah dibelikan orang tuanya piano kecil.
Kini, Azka memainkan alat musik tuts itu setiap Sabtu mulai sekitar pukul 09.00.
‘’Sehari hafal satu lagu untuk not - notnya, sampai jam 11,’’ ucap peraih medali emas bidang bahasa Inggris pada Event National Olympiade of Talent in Education and Science (NOTES) 2024 ini.
Azka paling sering menekan tuts - tuts pada papan piano untuk menghasilkan irama lagu dangdut.
Darah seni mengalir dari mamanya yang suka karawitan.
‘’Sekarang ini memiliki suling sama piano, suling baru bisa dikit,’’ imbuh peraih medali emas bidang matematika pada Turnamen Ilmiah dan Akademik Siswa (TIAS) 2024 tersebut.
Selain menghafalkan not lagu, anak berusia sebelas tahun ini juga harus menghafal kata berbahasa Inggris.
Dia setor hafalan sehari 10 kata kepada ayahnya.
‘’Hafalan kata sekali setor 10 kata,’’ kata peraih medali emas bidang IPA pada Alberta Competition 6.0 tingkat nasional 2024 itu. (sip/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma