NABILLAH Eka Safitri memiliki ketertarikan terhadap dunia kepenulisan.
Dia selalu meluangkan waktu untuk menulis diary maupun puisi.
Namun, dia kesulitan ketika disuruh menulis alur cerita.
Saya menulis beberapa puisi, tidak terlalu suka menulis sebuah cerita, kata siswi SMAN 2 Lamongan.
Dara asal Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan terkadang menulis puisi tiga hari sekali.
Sedangkan, dia berupaya bisa menulis diary setiap hari.
Selain itu, Nabillah juga gemar dalam merangkum materi mata pelajaran (maple).
Selanjutnya menulis mata pelajaran dengan seni lettering, ujar cewek berusia 16 tahun ini.
Nabillah mengaku sudah tertarik dunia kepenulisan sejak masih duduk di bangku SD.
Dengan menulis, dia bisa mencurahkan apa yang ada di pikirannya.
Menurut saya menulis itu hal yang sangat luar biasa, menambah waktu produktif, kata finalis karya tulis ISPO Tahun 2024 tingkat Nasional ini. (sip/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta