LAMONGAN, Radarlamongan.co - Program unggulan dan inovasi yang dicanangkan kepala sekolah dan stakeholder SMPN 2 Lamongan, mampu mengantarkan siswa meraih banyak prestasi akademik dan non-akademik, baik di tingkat kabupaten, provinsi, nasional, hingga internasional.
Tak hanya siswa, kepala sekolah dan lembaga turut menorehkan banyak prestasi dan penghargaan.
Pada tahun 2024 berhasil meraih 2 prestasi lomba megnotek yang di selenggarakan oleh Balitbang kab. Lamongan yaitu juara 1 inovasi pembelajaran digital dan administrasi sekolah berbasis mobile ” Si manis bertalenta super ” Dan juara 2 inovasi tepat guna alat kebersihan ramah lingkungan ” Eco smart”.
Sedangkan tahun 2025 smpn 2 Lamongan kembali berhasil menyabet juara 2 lomba megnotek yaitu aplikasi kontrrol listrik jarak jauh berbasis IOT ” Si tampan berkarakter”.
Terbaru , Kepala SMPN 2 Lamongan, Sujarno dinobatkan sebagai juara 1 kepala sekolah inovatif dan berprestasi jenjang SMP Tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA, M.Ek, saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Jumat (2/5).
Cukup membanggakan, SMPN 2 Lamongan juga menyabet juara 1 stand terbaik kategori SMP pada Pameran Pendidikan 2025, dimana pada tahun 2024 juga meraih tenan terbaik 1 .
Sebelumnya, SMPN 2 Lamongan meraih kembali predikat sekolah adiwiyata, yaitu sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan hidup (PBLHS). Predikat ini diraih kembali setelah predikat pertama sekolah adiwiyata mandiri yang diperoleh pada Tahun 2014.
‘’Alhamdulillah SMPN 2 Lamongan berhasil mempertahankan predikat tersebut,’’ terang Sujarno.
Berturut –turut pada tahun 2023 dan 2024 meraih predikat sebagai lembaga terbina bahasa terbaik tingkat propinsi, oleh balai bahasa propinsi Jawa timur, program unggulan lain yakni program pangan jajanan anak sehat (PJAS), Program yang di prakarsai BPOM tersebut sebagai upaya untuk menjaga kesehatan jajanan anak di sekolah.
Program unggulan selanjutnya, SMPN 2 Lamongan memiliki kegiatan 34 ekstrakurikuler sebagai wujud pengembangan talenta siswa dan pembinaan karakter siswa di sekolah.
Setiap ektrakurikuler terdapat pembina, monitoring, serta ada tim prestasi yang memonitoring perkembangan siswa melalui aplikasi sekolah berbasis web ”JAWARA” yang memudahkan Pembina memonitoring perkembangan masing-masing kegiatan ekstrakurikuler.
‘’Sehingga ada dan tidaknya lomba, kita sudah siap. Kita selalu punya target, dengan motto no day’s without innovation (tiada hari tanpa inovasi),’’ tutur Sujarno.
Program unggulan lainnya adalah TGL ( tahfidz guide learning) hasil inovasi TIM sekolah yang di pimpim kepala sekolah, berhasil meningkatkan jumlah peserta program Gerakan Lamongan Menghafal Quran (GLMQ) secara signifikan, dari 175 siswa pada Tahun 2024 menjadi 446 siswa tahun ini.
Selanjuntya, SMPN 2 Lamongan juga mengembangkan program coding dan AI yang di mulai awal semester 2 ( bulan januari 2024 ), yang dibuktikan dengan karyanya yakni kontrol lampu dengan gerakan tangan, asisten suara kalkulator, dan asisten suara cerdas.
Kemudian program robotik yang berhasil membuat armduino, robot spider avoider, robocam ESP32-Cam, robot line follower pemadam api, dan robotic arm and excavator.
Dari sekian program unggulan, mampu memberikan dampak positif yang signifikan pada prestasi akademik dan non-akademik siswa, baik tingkat kabupaten, provinsi, nasional hingga internasional sejumlah 164 prestasi pada Tahun 2024, dan prestasi pada tahun 2025 lihat tabel.
Capaian ini tak lepas dari seluruh program kerja yang dibuat setiap tahun. Kemudian adanya team work, sehingga pihaknya fokus melaksanakan program yang sudah dicanangkan.
‘’Keberhasilan dan kesuksesan sekolah bukan hanya keberhasilan kepala sekolah tapi semua pihak,’’ terangnya.
Setiap hari, pihaknya selalu berdiskusi dan musyawarah dengan semua guru untuk kemajuan prestasi dalam semua bidang.
‘’Sehingga kedepan menjadi momen motivasi kepada siswa, guru, tenaga masih muda, untuk selalu berkinerja. Kita melakukan yang terbaik untuk SMPN 2 Lamongan pada dunia pendidikan, dengan menyiapkan generasi emas yang berkarakter,’’ tutur Sujarno. (sip/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta