Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Warung Sayur Bening Kluwek Balungan Sapi Bu Karmi, Bahan Utamanya Direbus hingga Empat Jam

M. Gamal Ayatollah • Kamis, 8 Januari 2026 | 14:05 WIB
MASAKAN TRADISIONAL: Karmi di warungnya yang sederhana. Dia berjualan sayur bening kluwek balungan sapi. (GAMAL A/RDR.LMG)
MASAKAN TRADISIONAL: Karmi di warungnya yang sederhana. Dia berjualan sayur bening kluwek balungan sapi. (GAMAL A/RDR.LMG)

radarlamongan.co – jawaposradarlamongan - Di tengah gempuran kuliner modern, racikan Bu Karmi mampu membuktikan bahwa kesederhanaan rasa dan kesetiaan pada resep leluhur tetap memiliki tempat di hati sejumlah pecinta kuliner.

Datang ke sebuah warung sederhana di Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, aroma gurih rempah menyeruak.

Warna kuah dari panci besar yang berisi balungan sapi mengunggah selera.

Racikan bumbu dengan menggunakan kluwek menjanjikan kesegaran yang berbeda.

Para pengunjungnya menyebut sayur kluwek balungan.

Adalah Karmi, perempuan 63 tahun, sosok di balik resep masakan tradisional tersebut.

Balungan sapi dengan kuah kluwek, namun tampilannya agak bening.

Tak sepekat rawon, tak sekental lodeh biasanya.

Sejak tahun 2000, dia setia menjaga kompor apinya tetap menyala.

‘’Kalau masakan seperti ini, tentunya akan mengingat saat masa remaja dulu,’’ ucapnya

Proses pengolahannya membutuhkan waktu tidak singkat.

Untuk menghasilkan tekstur daging yang mudah lepas dari tulang, Karmi merebus balungan sapi selama 3 hingga 4 jam.

Setelah empuk, Karmi baru memasukkan bumbu lengkap dan direbus lagi sampai meresap.

Kualitas bahan menjadi kunci utama.

Dalam sehari, Karmi menghabiskan sedikitnya 10 kilogram balungan sapi pilihan.

MASAKAN TRADISIONAL: Sayur bening kluwek balungan sapi. (GAMAL A/RDR.LMG)
MASAKAN TRADISIONAL: Sayur bening kluwek balungan sapi. (GAMAL A/RDR.LMG)

Dia sangat selektif.

Hanya balungan yang masih memiliki lapisan daging tebal yang dimasaknya.

Sebab, Karmi tak ingin pelanggan kecewa gara – gara mendapatkan balungan jelek atau tidak ada dagingnya.

Meski sekilas mirip lodeh, penggunaan santan di warung ini sangat minimalis.

Dengan kuahnya yang tidak kental, membuat pelanggannya suka.

Sayur bening kluwek ini tak hanya dikunjungi warga di wilayah Karanggeneng.

Tak jarang, pelat kendaraan dari Bojonegoro, Tuban, hingga Gresik terparkir di depan warungnya.

Pengunjung bisa menikmati satu porsi balungan dengan nasi hangat seharga Rp 20 ribu. (mal/yan) 

Editor : Arya Nata Kesuma
#Balungan sapi #lodeh #rawon #Kecamatan Karanggeneng #sayur bening #pecinta kuliner #lamongan #kuliner lamongan #kluwek