Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Mencicipi Tongseng Bebek Warung Milik Alianto di Pinggir Jalan Raya Babat – Jombang, Agar Lunak, Daging Dipanggang dan Direbus Dulu

M. Gamal Ayatollah • Minggu, 23 November 2025 | 03:06 WIB

 

 

KULINER MALAM: Tongseng bebek milik Alianto di pinggir jalan raya Babat – Jombang. (GAMAL A/RDR.LMG)
KULINER MALAM: Tongseng bebek milik Alianto di pinggir jalan raya Babat – Jombang. (GAMAL A/RDR.LMG)

radarlamongan.co – jawaposradarlamongan - Sebelum mendirikan usaha di wilayah Kecamatan Babat, Alianto, 50, berjualan tongseng di Surabaya.

Dia memilih berjualan malam. Mencari tongseng bebek racikan Alianto tidak sulit.

Warungnya berada di pinggir jalan raya Babat – Jombang.

Tepatnya, di Desa Karangkembang, Kecamatan Babat.

Sejak 2006 hingga sekarang dia berjualan di wilayah Kota Wingko tersebut.

Sebelumnya, dia berjualan di Surabaya.

Dengan memasang harga level pedagang kaki lima (PKL), dia memotong bagian tubuh bebek kecil – kecil.

Setelah dibersihkan, dilakukan pembakaran. Tujuannya, mengeluarkan minyak.

Setelah dipanggang, potongan bebek itu direbus. Selanjutnya, dilakukan penggorengan.

Dengan cara seperti itu, daging bebek menjadi sangat lunak.

Sedangkan bumbu hijau bahannya dari campuran minyak bebek saat pengasapan dengan bumbu dapur.

Bumbu ini bisa disiramkan ke potongan bebek sebelum disajikan.

‘’Untuk sambal, cukup cabai merah serta bawang putih bukan seperti sambel pecel lele,’’ ucapnya

‘’Kalau nasi bebek, dilakukan perebusan, sebelum penyajian dilakukan pengorengan,’’ imbuhnya.

Semalam, Alianto berjualan sekitar 6 jam. Dia menghabiskan 10 ekor bebek dan 8 kilogram (beras) untuk memasak nasi.

Pelangganya tidak hanya dari Kecamatan Babat dan sekitarnya. Juga sebagian warga dari kota tetangga.  (mal/yan)

Editor : Arya Nata Kesuma
#Tongseng Bebek #kecamatan babat #lamongan #kuliner lamongan #Kota Wingko #pedagang kaki lima (PKL)