Berita Utama Event Hobi Kriminal Lamongan Lamongan Banget Nasional Pendidikan Persela Politik Sportainment Tecno-Oto Wisata & Kuliner Wisata Kuliner

Soto Babat Mbah Wani, Resep Bumbu Diwariskan ke Cucu

Arya Nata Kesuma • Sabtu, 7 Desember 2024 | 20:44 WIB
WARISAN NENEK: Titik Nuryati menghidangkan soto babat di warungnya yang ada di Kecamatan Kembangbahu. (GAMAL A/RDR.LMG)
WARISAN NENEK: Titik Nuryati menghidangkan soto babat di warungnya yang ada di Kecamatan Kembangbahu. (GAMAL A/RDR.LMG)

radarlamongan.co - jawaposradarlamon -Selain soto ayam, di Lamongan ada soto babat.

Meski berjualan di desa, tetap jadi buruan penikmat soto berbahan bagian tubuh sapi tersebut.

Warung itu berukuran sekitar 5 x 10 meter.

Lokasinya lumayan jauh dari jantung kota Lamongan.

Yakni, Dusun Wangkit, Desa Kaliwates, Kecamatan Kembangbahu.

Warung bercat hijau dan menghadap ke selatan itu, ramai pengunjung.

Bukan hanya warga sekitar pembelinya.

Juga pegawai dan pekerja swasta yang sering melewati jalan tersebut.

Termasuk warga Gresik dan Mojokerto.

Warung Mbah Wani itu sudah lintas generasi.

Kali pertama Wani membuka usaha dengan berjualan soto ayam pada 1980.

Namun, beberapa tahun kemudian, menu sajiannya diganti soto babat. 

‘’Untuk soto babat ini sudah tinggalan dari nenek saya dulu,’’ tutur Titik Nuryati, cucu dari Wani, yang kini meneruskan usaha tersebut.  

DUA KALI DIREBUS: Babat yang dihidangkan dalam bentuk soto. (GAMAL A/RDR.LMG)
DUA KALI DIREBUS: Babat yang dihidangkan dalam bentuk soto. (GAMAL A/RDR.LMG)

Titik menjadi penerus usaha soto babat setelah menggantikan orang tuanya sejak 2006.

Perempuan berumur 42 tahun ini tak kesulitan meracik bumbu soto babat.

Sebab, resep warisan sang nenek sudah dikuasainya.

Dia tidak mengurangi takaran bumbu agar citra rasa tetap terjaga. Sehingga, pelanggan lama mau datang lagi.

‘’Babat plus usus direbus satu jam lamanya, setelah dibersihkan,’’ ujarnya membocorkan sedikit resepnya.

Setelah direbus, babat dan usus ditiris.

Jika bumbu soto sudah siap, maka babat itu dicampurkan.

Selanjutnya, direbus kembali.

Dua kali direbus bakal membuat babat terasa lebih empuk dan enak disajikan.

‘’Jadi setelah direbus, direbus kembali hingga lebih empuk,’’ bebernya.

Untuk menghilangkan bau apek pada babat, Titik menyiasati dengan racikan kunyit lebih banyak dan diberi jahe. 

‘’Untuk babat, setiap harinya satu sapi,’’ jelasnya

Satu sapi, berat babat dan usus sekitar 15 kilogram (kg) hingga 20 kg.

Satu porsi soto babat dijual Rp 11 ribu. (mal/yan)

Editor : Arya Nata Kesuma
#Kecamatan Kembangbahu #usus #penerus usaha #Soto babat #kuliner