LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Persela Lamongan meraih kemenangan enam gol tanpa balas atad PSBS Biak di Stadion Surajaya, Minggu (27/9).
Tiga kemenangan beruntun membuat Persela bertahan di posisi runner-up grup B Liga Championship dengan 8 poin, membayangi Deltras yang berada di puncak klasemen setelah menang 1-2 atas Rans FC.
Laskar Joko Tingkir membuka keunggulan 1-0 pada menit ke-12 berkat sontekan Kushedya Hari Yudo. Gol tersebut membuat Persela semakin percaya diri dalam membangun serangan.
Baca Juga: Menanti Gelombang Pilkades, 28 Desa di Lamongan Kepala Desanya Kosong
Serangan bertubi-tubi penggawa Persela kembali membuahkan hasil. Juninho Cabral menggandakan keunggulan tuan rumah melalui sundulan dimenit ke-23.
Lima menit berselang, Cabral kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini, pemain nomor sembilan tersebut memanfaatkan umpan matang Dendy untuk membawa Persela unggul 3-0.
Persela belum mengendurkan tekanan. Menjelang turun minum tepatnya menit ke-39, Kushedya Hari Yudo kembali mencetak gol. Skor 4-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Baca Juga: Nikmati Pedasnya Bumbu Pecel Bu Rohma
Memasuki babak kedua, Persela tetap agresif meski telah unggul jauh. PSBS berusaha memperbaiki permainan, namun tekanan tuan rumah masih sulit dibendung.
Pada menit ke-81, Persela menambah keunggulan melalui Caique Silvio Souza da Silva. Pemain tersebut mencetak gol melalui sepakan dari situasi sepak pojok.
Pesta gol Persela ditutup Dendy Sulistyawan pada menit 90+1. Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan telak Persela dengan skor 6-0.
Head Coach Persela Lamongan Bima Sakti bersyukur timnya mampu mengamankan tiga poin. Menurut dia, enam gol yang tercipta merupakan buah dari kerja keras seluruh pemain.
"Alhamdulillah kita dapat tiga poin. Soal gol, kita berusaha saja menit per menit. Alhamdulillah kita bisa cetak enam gol," kata Bima.
Bima juga memberikan apresiasi kepada Kushedya Hari Yudo dan Dendy Sulistyawan yang sama-sama mencetak gol. Sebelum pertandingan, dirinya memang memprediksi kedua pemain tersebut bisa menjadi pembeda.
"Mudah-mudahan jadi motivasi buat Yudo, Dendy dan pemain lain," ujarnya.
Baca Juga: Hingga Kemarin Petugas Kesulitan Memadamkan Api di Pabrik Kayu Desa Pelang Kecamatan Kembangbahu
Sementara itu, Kushedya Hari Yudo mengaku bersyukur bisa membantu Persela meraih tiga poin dengan mencetak dua gol.
"Alhamdulillah, syukur pertandingan ini kita mendapat tiga poin. Terima kasih Coach Bima yang memberi kepercayaan kepada saya dan saya bisa buktikan dengan dua gol," tutur Yudo.
Dia mengakui dua gol tersebut tidak lepas dari kerja keras seluruh tim. "Semua berkat kerja keras teman-teman, semua pemain dan staf pelatih. Akhirnya kita dapat tiga poin. Semoga konsisten di pertandingan berikutnya," kata Yudo saat post match press conference.
Di kubu PSBS Biak, pelatih Miskardi mengakui timnya kesulitan menghadapi Persela. Salah satu kendala yang dihadapi adalah perbedaan postur pemain dan absennya pemain asing.
"Kita menyadari pemain kita kalah di postur. Kita tidak punya pemain asing. Kita sudah berusaha bermain sekuat tenaga," kata Miskardi.
Dia menambahkan, timnya telah berupaya menutup ruang serangan Persela dengan mengarahkan permainan ke sisi lain. Namun, upaya tersebut belum mampu meredam agresivitas tuan rumah.
"Ini maksimal yang bisa kita lakukan saat ini. Sebagai pelatih saya apresiasi kinerja pemain," ujarnya.
Senada, pemain PSBS Biak Fajar Galih mengakui hasil pertandingan tersebut menjadi evaluasi bagi tim. Dia menyebut persiapan yang belum maksimal turut menjadi salah satu faktor.
"Kita tahu hasil kali ini buruk. Kita sadar karena persiapan kami sedikit. Kami berharap ke depan bisa lebih baik lagi," kata Fajar. (sip/ind)
Editor : Indra Gunawan