LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Persela Lamongan bertekad meraih hasil positif saat menjamu Persis Solo, pada laga perdana Liga Championship 2026/2027, Minggu sore (13/9). Pertandingan tersebut memiliki arti tersendiri bagi Laskar Joko Tingkir.
Setelah satu musim menjalani laga kandang tanpa dukungan langsung suporter, tim kebanggaan masyarakat Lamongan itu kembali mendapat suntikan motivasi dari tribun Stadion Surajaya.
Baca Juga: 273 Titik Jalan Lingkungan Dikebut, Harga Material Naik, Panjang Pengerjaan Maksimal 150 Meter
Head Coach Persela Bima Sakti mengatakan, persiapan tim telah dilakukan sejak Juli. Selama masa persiapan tersebut, perkembangan para pemain dinilai menunjukkan progres positif.
‘’Alhamdulillah tahun ini Persela memiliki materi yang siap. Dari persiapan sejak Juli sampai hari ini, semua pemain punya progres luar biasa,’’ ujarnya.
Menurut Bima, pertandingan perdana juga menjadi momen untuk membangun semangat baru. Terlebih, pada musim ini Persela kembali dapat disaksikan langsung oleh para pendukungnya.
Sehingga, dia bertekad bermain maksimal dan meraih tiga poin. ‘’Kami akan berusaha semaksimal mungkin dengan satu tekad, bermain maksimal,” tegasnya.
Bima menyadari Persis bukan lawan yang mudah. Tim berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut merupakan salah satu kontestan Liga 1 musim lalu, sebelum turun kasta ke Liga Championship musim ini.
Baca Juga: Ujian Trio Brasil Persela di Stadion Surajaya Lawan Persis Solo
Materi pemain Persis juga dinilai cukup kuat. Bima bahkan mengaku telah mengenal sosok Head Coach Persis Persis Ricky Nelson, yang dinilainya memiliki kontribusi besar terhadap tim.
‘’Persis Solo bukan tim sembarangan. Persiapan mereka sangat baik. Kami sudah menganalisis beberapa momen terbaik maupun yang menjadi kelemahan Persis,’’ jelasnya.
Karena itu, Bima meminta timnya menjaga fokus sepanjang pertandingan. Menurut dia, kesiapan mental menjadi salah satu faktor penting untuk mengamankan tiga poin di kandang.
Kembalinya suporter ke stadion juga disebut menjadi energi tambahan bagi pemain. Bima menyebut kehadiran penonton dapat memberikan semangat baru karena suporter merupakan pemain ke-12 bagi tim.
‘’Pasti semangat baru karena penonton adalah pemain ke-12. Ini lebih memotivasi kami,” katanya.
Dari sisi skuad, Bima memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi siap. Tantangan tersendiri musim ini adalah regulasi yang mengharuskan tim memainkan sedikitnya dua pemain regulasi.
Baca Juga: Persela Siapkan Mental Baja Jelang Laga Perdana Lawan Persis Solo
Persela sendiri memiliki sekitar lima hingga enam pemain regulasi asal Lamongan. Kondisi tersebut dinilai Bima sebagai kesempatan bagi pemain muda untuk menunjukkan kapasitas, sekaligus menjadi bagian dari kebangkitan sepak bola Lamongan.
‘’Kami punya pemain regulasi, lima sampai enam pemain regulasi anak Lamongan. Ini kesempatan untuk membangkitkan lagi persepakbolaan di Lamongan. Apalagi ada Dendy yang kembali ke Lamongan, kemudian Bosky. Ini menjadi motivasi bagi anak-anak regulasi untuk bisa mengharumkan Persela dan Kota Lamongan,” tuturnya.
Persela sendiri mengawali kompetisi dengan minus satu poin. Bima menyebut situasi tersebut menjadi pelajaran bagi tim pelatih. Karena itu, laga kandang bakal dimaksimalkan untuk mendulang poin sebanyak mungkin.
‘’Kami harus mendulang poin sebanyak mungkin, terutama di pertandingan home. Kemudian di pertandingan away jangan sampai kehilangan poin, minimal bisa draw,’’ ujarnya.
Baca Juga: Longmarch Jadi Ajang Mahasiswa Kenalkan Kampus ke Masyarakat
Bima pun berharap pertandingan berlangsung sportif. Dengan kembalinya suporter ke stadion, dia mengingatkan agar atmosfer pertandingan tetap kondusif.
“Jangan sampai ada tindakan anarkis, jangan sampai ada bullying,” katanya.
Sementara itu, pemain Persela Ahmad Showwam Ilham memastikan, seluruh pemain telah siap menghadapi laga perdana. Bermain di hadapan suporter sendiri menjadi tambahan motivasi bagi skuad Persela.
‘’Untuk kesiapan besok sore (sore ini, red), semua pemain dan pelatih siap mendapatkan tiga poin. Semoga pertandingan berjalan lancar dan tiga poin buat Persela,’’ katanya.
Di sisi lain, Head Coach Persis Ricky Nelson memprediksi laga melawan Persela bakal berlangsung sengit. Dia mengakui Persela bukan lawan yang mudah, terlebih ditangani Bima Sakti yang dinilainya memiliki pengalaman dalam menangani tim.
‘’Ini game pertama dan kami tahu tidak akan mudah melawan Persela Lamongan. Saya yakin pertandingan berjalan seru. Mudah-mudahan kami bisa memberikan perlawanan luar biasa, supaya mendapat tiga poin di Lamongan,’’ ujarnya.
Baca Juga: PBAK INSA Jadi Momentum Berbagi, 161 Penerima Terima Sembako
Ricky mewaspadai sejumlah pemain Persela, diantaranya Dendy Sulistiawan, Hendro Siswanto, Hambali Tholib, serta sejumlah pemain muda potensial. Namun, menurut dia, kekuatan Persela tidak hanya bertumpu pada individu pemain.
‘’Kami sudah melihat dan mempelajari Persela. Saya pikir Persela bermain sangat kompak sebagai tim. Itu yang kami waspadai,’’ katanya.
Sementara itu, gelandang senior Persis Asep Berlian memastikan, kondisi rekan-rekannya siap tempur. Persiapan yang diberikan tim pelatih telah dijalani untuk menghadapi laga perdana.
‘’Teman-teman dalam kondisi siap. Semua sudah diberikan persiapan oleh coach. Yang pasti kami akan memberikan perlawanan di pertandingan besok. Semoga diberi kemudahan dan kemenangan, akhirnya mendapat tiga poin,’’ ujarnya. (sip/ind)
Editor : Indra Gunawan