Lakukan Tes Menyeluruh, Coach Bima Sakti Nilai Mayoritas Fisik Pemain Persela Lamongan Lampaui Target

Ahmad Asif Alafi • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 13:12 WIB
Penggawa Persela menjalani sejumlah serangkaian tes fisik di Stadion Surajaya Lamongan. (AHMAD ASIP/RADAR LAMONGAN)
Penggawa Persela menjalani sejumlah serangkaian tes fisik di Stadion Surajaya Lamongan. (AHMAD ASIP/RADAR LAMONGAN)

LAMONGAN, Radar Lamongan – Persela Lamongan terus mematangkan persiapan menghadapi kompetisi musim 2026/2027.

Sabtu pagi (1/8), seluruh pemain menjalani tes fisik sebagai tolok ukur kondisi awal sebelum menjalani training center (TC) atau pemusatan latihan di Batu, Malang.

Hasilnya, tim pelatih merasa puas karena mayoritas pemain mampu memenuhi target yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Satreskrim Polres Lamongan Telusuri Kondisi Jiwa Pembantai Lansia di Talunrejo

Head Coach Persela Bima Sakti mengungkapkan, dirinya ingin mengetahui data dan kondisi setiap pemain melalui tes fisik.

Data tersebut nantinya akan menjadi acuan dalam menyusun program peningkatan kondisi fisik hingga menjelang kompetisi.

‘’Hari ini (kemarin, red) kami mengambil data awal kondisi fisik pemain. Hasilnya cukup mengejutkan karena banyak pemain masuk dalam target yang kami tentukan,’’ ujarnya.

Baca Juga: Aida Kholifatun Nisa, Salah Satu Atlet Woodball Potensial di Lamongan Meniti Akurasi, Menempa Ketenangan Jiwa

Menurut Bima, capaian tersebut patut diapresiasi. Terlebih, sejumlah pemain asing baru saja tiba dari Brasil setelah menempuh perjalanan lebih dari dua hari.

Selain itu, ada pula pemain yang sempat mengalami penurunan kondisi fisik selama masa libur.

‘’Mereka tetap berusaha maksimal mau menaikkan level fisik. Mudah-mudahan setelah TC di Batu kondisi fisik mereka semakin baik,’’ katanya.

Dia menjelaskan, tes serupa akan kembali dilakukan menjelang kompetisi. Perbandingan hasil kedua tes itu akan menjadi bahan evaluasi perkembangan fisik pemain sepanjang masa persiapan.

Di sisi lain, Bima memastikan proses seleksi pemain regulasi masih berlangsung. Dari 16 pemain, beberapa pemain sudah dipulangkan dan hanya menyisakan sekitar 11 pemain seleksi.

‘’Kami akan melihat perkembangan mereka selama TC di Batu. Setelah itu baru diputuskan apakah mereka dikontrak masuk Persela atau tidak,’’ jelas mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut.

Baca Juga: Persela Lamongan Jalani TC Sebelum Menggelar Uji Coba

Bima juga mengonfirmasi bek M. Syukron tidak mengikuti seluruh rangkaian tes fisk karena mengalami cedera pada betis akibat benturan saat latihan sebelumnya Jumat (31/7).

‘’Sukron kami istirahatkan dulu. Kalau dipaksakan kami khawatir cederanya semakin parah atau berkepanjangan,’’ ucapnya.

Sementara itu, Pelatih Fisik Persela Budi Kurnia menjelaskan, tes yang dilakukan meliputi empat parameter utama, yakni standing broad jump untuk mengukur power tungkai pemain, Illinois agility test untuk mengukur kelincahan, tes kecepatan lari 20 dan 30 meter, serta beep test guna mengetahui daya tahan atau VO₂ max pemain.

‘’Hasil hari ini (kemarin, red) masih merupakan data awal. Wajar kalau ada pemain yang sudah bagus dan ada yang masih kurang, karena tidak semua pemain mampu menjaga kondisi selama masa libur,’’ terang Budi.

Sesuai jadwal, Persela akan bertolak ke Batu, Seni (3/8) pagi, untuk menjalani TC sekaligus melanjutkan proses seleksi dan peningkatan kondisi fisik seluruh pemain sebelum kompetisi bergulir. (sip/ind)

Editor : Indra Gunawan
persela lamongan