radarlamongan.co - jawaposradarlamongan - Persiapan Persela Lamongan menatap musim anyar dihadapkan pada penyesuaian fasilitas latihan.
Seiring rencana sterilnya Stadion Surajaya, Laskar Joko Tingkir mulai memetakan opsi lapangan alternatif.
Salah satu yang paling potensial adalah training ground di kawasan Lapangan Gajah Mada Lamongan.
Baca Juga: Dua Bersaudara Pengeroyok Rekan Kerja Dituntut 10 Bulan Saat Sidang di Pengadilan Lamongan
Meski demikian, skuad Persela belum bisa langsung diboyong ke sana dalam waktu dekat.
Sebab, training ground Gajah Mada saat ini masih padat agenda ajang Piala Soeratin.
Kabid Keolahragaan Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga,dan Pariwisata Lamongan, Fauzan menuturkan, training ground selama ini dilakukan pemeliharaan rutin.
Baca Juga: Data DPPPA & KB Lamongan di Semester I Tahun Ini Ada 32 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
Belum ada rencana penambahan fasilitas atau perbaikan rumput karena anggarannya terbatas.
"Cuma rumputnya terus kita siram, kemudian tanahnya sudah ditambah pasir sehingga tidak keras," tuturnya.
Secara spesifikasi luas, training ground Gajah Mada dinilai sudah sangat memadai untuk menunjang porsi latihan tim senior sekelas Persela.
Ke depan, Pemkab Lamongan membuka pintu lebar-lebar untuk menjalin kerja sama pengelolaan training ground dengan klub profesional seperti Persela.
Jika pengelolaan dipegang profesional, maka kualitas rumput dan perawatan lapangan bakal lebih terjamin.
Sehingga training ground bisa dijadikan lapangan latihan tetap klub tersebut. Di sisi lain, Stadion Surajaya bisa difokuskan penuh hanya untuk menggelar laga resmi. (rka/yan)
Editor : Arya Nata Kesuma