LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Persela Lamongan terus berupaya menggenapkan skuad untuk menghadapi kompetisi Liga Championship musim 2026/2027.
Sesuai regulasi tetap menggunakan komposisi tiga pemain asing tiap klub. Hingga saat ini, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu telah mengamankan dua nama.
Selain Daniel Goncalves yang kontraknya diperpanjang, Persela juga telah menjalin kesepakatan dengan eks pemain Persiku Kudus berpaspor Brasil, Caique Souza.
Baca Juga: Bukan Soal Ekonomi, Masalah Ranjang Bikin 47 Pasangan di Bojonegoro Bubar per Mei 2026
Direktur Bisnis Persela Lamongan, Pradita Aditya memastikan, proses perekrutan Caique Souza telah rampung. ‘’Kalau pemain asing sudah tahu semua. Kita sudah deal dengan Caique Souza. Sudah approve dan sudah tanda tangan dengan kita,’’ ujarnya.
Adit menjelaskan, Caique akan mengisi posisi playmaker. Dengan demikian, Persela kini tinggal mencari satu pemain asing lagi untuk melengkapi kuota yang tersedia musim ini.
‘’Satunya lagi masih mencari,’’ katanya.
Seperti diketahui, sebanyak 12 pemain telah diperkenalkan Persela. Meliputi Dendy Sulistyawan, Rafli Mahreza, Muhammad Affani Ubaidillah, Rafiud Darajat, Daniel Goncalves, Hambali Tholib, Haikal Rihka Riza, Indra Riyanto, dan Hendro Siswanto, Risqi Putro Utomo, Kushedya Hari Yudo, dan Ruy Arianto.
Baca Juga: KH Abdul Aziz Khoiri Berpulang: Sang Pembawa Teduh Telah Purna Mengabdi
Selain melengkapi slot pemain asing, manajemen juga masih memburu sejumlah pemain.
Menurut Adit, kebutuhan skuad saat ini masih sekitar 25 persen. Posisi yang masih kurang diantaranya stoper.
‘’Proses scouting masih berjalan. Terus mencari dan menganalisis pemain bersama tim pelatih, termasuk berkoordinasi dengan Coach Bima Sakti, jadi sesuai dengan yang kita harapkan,’’ katanya. ‘’Pilihan ada, tapi akan pilih mana yang sesuai dengan filosifi dengan sepak bola di Persela Lamongan,’’ Imbuhnya.
Persela dijadwalkan mulai menggelar latihan bersama pada pertengahan hingga akhir bulan depan. Skuad akan lebih dulu berkumpul di Lamongan sebelum menjalani pemusatan latihan (training camp).
‘’Kami tidak mau setengah-setengah, dalam arti kita punya tujuan jelas. Semua klub pasti ingin naik ke kasta tertinggi. Karena itu kami berusaha maksimal, mulai dari scouting pemain, program latihan, hingga pembenahan fasilitas,’’ tutur Adit.
Baca Juga: Daftar Harga Philips Elektronik Terbaru 2026 di Blibli
Sebagai bentuk keseriusan, Persela juga melakukan perbaikan mess pemain. Fasilitas tersebut akan dilengkapi ruang audiovisual, yang digunakan tim pelatih untuk menyampaikan materi strategi.
Bahkan, setiap kamar pemain akan dipasang kutipan motivasi tentang perjuangan dan semangat membela Persela.
‘’Kami ingin para pemain selalu termotivasi setiap hari. Persela tidak ingin menjadi klub sekadarnya, tetapi menjadi klub yang lebih dari sekadarnya. Intinya kita membuat Persela ini menjadi lebih baik,’’ ucapnya. (sip/ind)
Editor : Indra Gunawan