radarlamongan.co – jawaposradarlamongan – Stadion Gelora Delta Sidoarjo terancam absen menggelar pertandingan Liga 2 Championship 2026/2027. Sebab, Deltras FC yang selama ini identik dengan Gelora Delta Sidoarjo sebagai kandang home di kompetisi kasta kedua di tanah air tersebut, mewacanakan kemungkinan pindah home base.
Manajemen The Lobster mengklaim tengah melakukan pembicaraan dengan beberapa calon partner baru. "Kami sudah melakukan negosiasi dengan beberapa calon partner. Tujuannya hanya satu, yakni melakukan kerja sama dalam pengelolaan Deltras FC," kata CEO Deltras FC, Amir Burhannudin, kepada Jawa Pos. Baca Juga: Penggawa Persela Lamongan Bakal Jalani Training Camp Selama Dua Minggu
Namun, Amir enggan mengungkapkan identitas calon investor yang telah dihubungi. Pembicaraan yang dilakukan tersebut membuat Deltras FC memiliki peluang terbuka untuk mendapatkan mitra baru. Nantinya, mereka dapat berkolaborasi dalam mengelola tim yang berkostum kebesaran merah putih tersebut.
"Yang jelas, semua investornya berasal dari luar Sidoarjo. Ada yang dari Jakarta, Bali, maupun Martapura," ungkapnya.
Karena ada partner yang menginginkan home base Deltras FC dipindahkan, apakah Amir tidak keberatan dengan hal tersebut? "Kalau itu harus kami lakukan demi keberlangsungan dan eksistensi klub, ya tidak masalah. Yang penting, bagaimana klub ini bisa tetap hidup," tuturnya.
Bagi Amir, eksistensi klub jauh lebih penting daripada apa pun. "Sepak bola dan Deltras FC harus terus hidup demi keberlangsungan semua pihak. Karena itu, kami perlu mengambil keputusan-keputusan besar," jelasnya. Baca Juga: Persela Lamongan Disanksi Minus Satu Poin di Liga Championship
Apalagi, selama mengelola Deltras FC, Amir mengaku selalu menomboki operasional klub. Salah satu contohnya terjadi saat menggelar laga kandang.
"Untuk laga kandang, kami selalu rugi sekitar 30 hingga 40 persen. Itu karena biaya panitia pelaksana bisa mencapai Rp 200 juta. Sementara pendapatan dari penjualan tiket tidak sampai sebesar itu," kata Amir.
Berbeda dengan Deltras FC, klub Jatim lainnya, Persela Lamongan tetap menggunakan Stadion Surajaya Lamongan untuk menggelar laga home. Baca Juga: Persela Lamongan Dijadwalkan Mulai Latihan Bulan Depan, Coach Bima Sakti Inginkan Rekrut Pemain Selevel Liga 1
Bahkan, suporter Persela sudah merindukan gemuruh di stadion kebanggaan warga Lamongan tersebut. Pada Liga 2 Championship 2025/2026, Stadion Surajaya sepi dari suara sorakan penonton karena adanya sanksi dari PSSI. Laga selama satu musim digelar tanpa penonton. Liga 2 Championship 2026/2027 musim ini, sanksi tersebut sudah berakhir. Surajaya Lamongan kembali bisa dihadiri para pendukung Persela Lamongan. (*)
Editor : Arya Nata Kesuma