LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Pembagian grup Liga Championship musim 2026/2027 mulai terkuak. Hal itu diketahui hasil rapat owner meeting I League untuk Persela Lamongan yang diwakili Edy Yunan Achmadi, Jumat (19/6).
Persela Lamongan berada di Grup Timur bersama sejumlah tim kuat, meliputi Kendal Tornado FC, Persis Solo, Dejan FC, RANS Nusantara, PS Barito Putera, Persiba Balikpapan, Persipura Jayapura, dan PSS Sleman.
Baca Juga: Pemuda Asal Desa Sendangagun, Kecamatan Paciran, Lamongan Meneguk Cuan dari Beternak Hamster
Direktur Bisnis Persela Lamongan Pradita Aditya membenarkan hasil pembagian grup tersebut.
Menurut dia, manajemen tidak mempermasalahkan penempatan Persela di wilayah timur maupun barat.
‘’Pada prinsipnya timur atau barat tidak masalah. Yang terpenting sekarang kami mempersiapkan tim secara maksimal. Komposisi pemain juga sudah lebih dari 70 persen dan kami siap,” ujarnya.
Adit menegaskan, Persela akan berpegang pada filosofi klub yang meneladani semangat Joko Tingkir. Karena itu, seluruh elemen tim dituntut siap menghadapi siapa pun lawannya.
‘’Sesuai filosofi Persela yang meneladani Joko Tingkir, kami siap menjadi petarung. Mau timur atau barat tidak ada masalah. Yang penting kami berusaha maksimal, karena kami yakin persiapan yang maksimal akan mendekatkan pada kesuksesan,” katanya.
Saat ini, Persela telah mengamankan sejumlah nama untuk mengarungi kompetisi musim depan.
Diantaranya Dendy Sulistyawan, Rafli Mahreza, Muhammad Affani, Rafiud Darajat, Daniel Goncalves, Hambali Tholib, Haikal Rihka Riza, Indra Riyanto, Hendro Siswanto, serta Bosky. Selain itu, masih ada beberapa pemain yang belum diumumkan secara resmi.
‘’Kalau belum dirilis Bosky, yang belum dirilis lainnya masih ada. Nanti ditunggu lagi,” imbuhnya.
Adit menambahkan, manajemen juga berupaya mempertahankan identitas lokal dalam pembentukan skuad. Kehadiran pemain asli Lamongan dinilai menjadi nilai tambah tersendiri bagi tim.
''Kami lebih membangun filosofi fundamental, baik pemain dan ngeyelnya, tetap orang lokal punya nilai lebih dari lainnnya, yakni mungkin lebih kerja keras karena membawa nama baik daerahnya,” ucap Adit. (sip/ind)
Editor : Indra Gunawan