LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Kondisi Muhammad Yoga Wahyu Pratama hingga kemarin masih intens dipantau.
Stoper 22 tahun itu dilaporkan mengalami cedera ACL, setelah menjalani magnetic resonance imaging (MRI) di RS Mitra Waru. Sehingga, Yoga harus menjalani operasi untuk pemulihan cederanya.
Baca Juga: Bukan Mistis, Ini Penyebab Mobil Mendadak Mogok di Rel Kereta
Head Coach Persela Bima Sakti Tukiman menjelaskan, Yoga mengalami cedera ketika latihan dan sedang menjalani pemeriksaan.
Rabbani Tasnim yang posisi aslinya striker dirotasi sebagai bek dadakan karena minimnya skuad, karena postur tubuhnya yang dinilai sesuai.
“Kita sudah ajak ngobrol pemain, ya intinya harus siap,” ujar pelatih 50 tahun itu.
Menurut Bima, rotasi dan tukar posisi dalam sepak bola hal wajar. Menurut dia, pemain yang melakukan kesalahan itu hal yang wajar.
Harapannya pemain bisa belajar lagi untuk meningkatkan performa di pertandingan berikutnya.
Bima menilai, untuk chemistry pemain sudah lebih baik dari sebelumnya. Sehingga mereka lebih enjoy selama bertanding dan bisa memberikan performa terbaiknya.
Bima mengaku jika penampilan pemain terus mengalami peningkatan di putaran ketiga.
''Tentunya semua ini karena keinginan pemain dalam memberikan yang terbaik untuk Persela,'' ujarnya.
Asisten pelatih Persela Ragil Sudirman menambahkan, kondisi Yoga masih terus dipantau.
Namun pemain lain semuanya dalam kondisi baik. Harapannya mereka bisa menjalankan sisa pertandingan dengan hasil maksimal.
Baca Juga: Salah Besar! Kereta Tak Bisa Rem Mendadak, Ini Alasannya
''Kondisi pemain yang lain sehat dan siap menjalani pertandingan lawan Kendal Tornado FC,” pungkasnya. (rka/ind)
Editor : Indra Gunawan