Persela Ditahan Imbang 1-1 Barito Putera, Gol Penalti Fabiano pada Injury Time Buyarkan Harapan Tuan Rumah

Ahmad Asif Alafi • Dipublikasikan Sabtu, 25 April 2026 | 19:27 WIB
M. Hambali Tholib mencetak gol ke gawang Barito Putera melalui tendangan bebas. (DOK. PERSELA FC/RADAR LAMONGAN)
M. Hambali Tholib mencetak gol ke gawang Barito Putera melalui tendangan bebas. (DOK. PERSELA FC/RADAR LAMONGAN)

LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO - Persela Lamongan ditahan imbang 1-1 oleh tamunya PS Barito Putera, Sabtu sore (25/4). Gol kedua tim sama-sama lahir dari bola mati pada masa injury time babak kedua.

Sejak menit awal, kedua tim langsung tampil terbuka. Barito Putera beberapa kali mengancam lewat skema serangan cepat.

Namun, lini belakang Laskar Joko Tingkir masih cukup disiplin untuk meredam peluang tim tamu.

Baca Juga: Polisi Sisir Kabin Truk, Selain Perbaikan Jembatan, Kemacetan di Pucuk — Babat Akibat Laka di Widang

Persela bukan tanpa perlawanan. Tuan rumah mencoba menekan melalui kombinasi umpan pendek dan serangan. Sayangnya, skor kacamata menutup babak pertama.

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan tidak menurun. Persela sempat memperoleh peluang dari tendangan bebas, namun belum membuahkan hasil.

Kebuntuan akhirnya pecah di masa injury time. Muhammad Hambali Tholib sukses memaksimalkan tendangan bebas pada menit 90+3 dan membawa tuan rumah unggul 1-0.

Baca Juga: PERSELA V BARITO PUTERA Gelaran Terakhir di Surajaya 

Namun kemenangan yang sudah di depan mata sirna. Barito Putera mendapat hadiah penalti di menit akhir 90+8. Fabiano Rosa Beltrame yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan baik.

Gol penyeimbang itu menutup laga dengan skor 1-1. Hasil ini membuat Barito Putera berhasil mencuri satu angka penting dari Stadion Surajaya, serta membuka asa bersaing promosi ke Super League.

Head Coach Persela Bima Sakti mengapresiasi perjuangan anak asuhnya, meski hasil akhir tidak sesuai harapan.

“Secara permainan sudah maksimal. Mungkin segi skor pasti sedikit kecewa, karena kita unggul sampai dimenit akhir, kita kena penalti. Tapi pasti kami berterimakasih pada pemain, dan mereka sudah menjalankan tugasnya dalam pertandingan sore hari ini,” ujarnya.

Terkait terjadinya pergantian Rabbani ditaruh lini belakang, Bima menjelaskan bahwa pergantian pemain dilakukan karena keterbatasan opsi di lini belakang setelah salah satu pemain mengalami cedera. Dia menilai insiden tersebut murni bagian dari dinamika pertandingan.

“Saya tidak menyalahkan pemain. Dalam sepak bola hal seperti ini biasa terjadi. Yang penting mereka tetap semangat dan belajar dari situasi ini,” tambahnya.

Sementara itu, kapten Persela Hendro Siswanto mengungkapkan, timnya sudah berusaha maksimal hingga menit akhir.

“Kami sudah bekerja keras, meskipun hasilnya belum sesuai harapan. Yang penting kami tetap bersyukur dan terus berjuang,” katanya.

Baca Juga: Festival 3M: Badut Jenaka dan Penyanyi Cilik Cairkan Suasana Sport Center Lamongan

Head Coach Barito Putera Stefano Cugurra mengakui Persela tampil lebih baik di awal laga.

Namun, ia bersyukur timnya mampu bangkit dan mencuri satu poin di kandang lawan.

“Persela bermain lebih bagus di awal, tapi kami bisa menciptakan beberapa peluang. Hasil ini memang belum ideal, tapi kami tetap harus profesional dan fokus pada pertandingan berikutnya,” ucapnya.

Baca Juga: Ratusan Ayah – Bunda Dampingi Anak, Festival 3M Ceria Bersama Keluarga di Sport Center Lamongan Berlangsung Meriah

Pemain Barito Putera Erwin Gerard menegaskan, timnya tidak akan menyerah dalam persaingan memperebutkan posisi promosi ke Super League.

“Meskipun hasil tidak diinginkan, kita tetap berjuang di akhir musim," ucapnya. (sip/ind)

Editor : Indra Gunawan
persela lamongan Liga Championship Indonesia 2025 2026 barito putera