LAMONGAN, RADARLAMONGAN.CO – Persela mengalami krisis lini depan saat menjamu PSS Sleman di Stadion Surajaya Lamongan, Minggu (1/3). Titan Agung dan Jhon Edy Mena absen akibat hukuman kartu merah.
Titan menerima kartu merah ketika timnya bermain imbang melawan PSIS Semarang. Pemain pinjaman dari Bhayangkara FC itu dihukum larangan tiga laga, yang sudah menjalankan satu sanksi melawan Persiku Kudus. Sedangkan, Jhon Mena menerima kartu merah saat Persela melawan Persiku.
Head Coach Persela Bima Sakti Tukiman mengatakan, saat ini pemain fokus disiapkan untuk pertandingan terakhir melawan PSS Sleman sebelum libur Lebaran.
‘’Pastinya kartu merah langsung akan mempengaruhi tim, tapi kami akan berusaha dengan memaksimalkan pemain yang ada,” ujar pelatih 50 tahun itu.
Persela memiliki dua alternatif pengganti Titan, yakni Adam Malik dan Rabbani Tasnim. Sedangkan, di posisi sayap Persela memiliki Risqky Putro Utomo, M. Sadewa, Tedja, dan Affani Ubaidillah.
Bima menuturkan, sejumlah alternatif akan disiapkan untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan sebelumnya. Bima memastikan, pemainnya memiliki kualitas yang sama. ‘’Semua pemain harus siap,’’ imbuhnya.
Selama persiapan, semua pemain mendapatkan porsi latihan yang sama. Harapannya pemain fokus dan melupakan hasil buruk pekan lalu. Bima meminta pemainnya tak silau dengan nama besar PSS Sleman, yang kini menjadi pemuncak klasemen sementara grup 2. ‘’Kita harus optimistis untuk bisa menambah poin,” ucapnya.
Bima menambahkan, fisik pemain masih terjaga meski sedang menjalani puasa. Karena pemain tidak makan dan minum, yang membuat latihan juga disesuaikan. ‘’Harapannya pemain bisa memberikan hasil terbaik di kandang pada Minggu malam nanti,’’ katanya. (rka/ind)
Editor : Anjar D. Pradipta