SEMARANG, RADARLAMONGAN.CO – Laga sarat gengsi pekan ke-17 Liga 2 Championship antara PSIS Semarang dan Persela Lamongan, Sabtu (24/1) malam di Stadion Jatidiri, berakhir untuk kemenangan tuan rumah dengan skor akhir 1-0.
Sejak awal laga, kedua tim tampil hati-hati. Permainan lebih sering terhenti akibat pelanggaran yang tidak perlu, sehingga tempo pertandingan berjalan kurang hidup.
Situasi berubah pada menit ke-31 ketika PSIS harus bermain dengan sepuluh pemain. Safna Delpi diganjar kartu kuning kedua setelah melanggar Jhon Mena dan langsung diusir wasit. Tuan rumah pun menurunkan tempo dan memperkuat lini pertahanan.
Meski unggul jumlah pemain, Persela belum mampu memanfaatkan kondisi tersebut. Hingga turun minum, skor tetap imbang tanpa gol, 0-0.
Memasuki babak kedua, Persela justru mendapat pukulan. Bek asing Daniel Goncalves harus ditarik keluar karena cedera dan digantikan Luan Dias. Bima Sakti kemudian menggeser Hendro Siswanto ke posisi bek tengah.
Perubahan di lini belakang Persela dimanfaatkan PSIS. Pada menit ke-53, Otavio Dutra berhasil mencetak gol melalui sundulan usai memanfaatkan situasi sepak pojok.
Gol tersebut menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan.
Kemenangan ini menjadi kemenangan ketiga bagi PSIS sepanjang musim ini. Sebaliknya, kekalahan dari Mahesa Jenar menjadi kekalahan pertama Persela sejak ditangani pelatih Bima Sakti.
Dengan hasil ini, PSIS mengoleksi 11 poin dan masih tertahan di papan bawah klasemen sementara. Sementara Persela masih tertahan di papan tengah dengan raihan poin yang belum beranjak signifikan. (jar)
Editor : Anjar D. Pradipta